zonamerahnews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang mengintai 11 kelurahan di Jakarta Utara dan wilayah Kepulauan Seribu. Ancaman ini diperkirakan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 10 Desember.
Peringatan ini didasarkan pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama atau perigee. Kondisi ini berpotensi memicu peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang dapat menyebabkan banjir pesisir atau rob di wilayah utara Jakarta.

Adapun 11 kelurahan yang masuk dalam daftar waspada adalah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Selain itu, seluruh wilayah Kepulauan Seribu juga berpotensi terdampak rob.
zonamerahnews – BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di area yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat air laut pasang tinggi. Masyarakat juga diminta untuk memastikan sistem drainase di sekitar rumah berfungsi dengan baik guna mencegah terjadinya genangan air.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan kondisi air laut yang tidak menentu," demikian pernyataan resmi dari BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya.
zonamerahnews – BPBD terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah antisipasi dan penanggulangan yang diperlukan. Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti informasi terkini dari sumber-sumber resmi dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terjadinya banjir rob.

