Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kapal Induk RI Tiba Sungai Kering Ada Apa

    21-09-2026 - 06.35

    Cuaca Jakarta Diatur Siapa Dalang Hujan Deras

    21-09-2026 - 06.05

    Malam Nahas di Langkat Tiga Nyawa Melayang

    21-09-2026 - 03.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kapal Induk RI Tiba Sungai Kering Ada Apa
    • Cuaca Jakarta Diatur Siapa Dalang Hujan Deras
    • Malam Nahas di Langkat Tiga Nyawa Melayang
    • Waspada Densus 88 Dukung Larangan Gawai di Sekolah
    • Syarat Capres Dua Fraksi Guncang Politik Nasional
    • Terungkap Bukan Intel Ini Identitas Korban KKB
    • Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing
    • Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh
    Senin, 21 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Pilkada Tak Langsung? Imin Usul ke Prabowo, Reaksi Publik?
    Nasional

    Pilkada Tak Langsung? Imin Usul ke Prabowo, Reaksi Publik?

    23-07-2025 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Pilkada Tak Langsung? Imin Usul ke Prabowo, Reaksi Publik?

    zonamerahnews – Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), kembali menggulirkan wacana kontroversial terkait pemilihan kepala daerah (pilkada). Dalam pidatonya di acara puncak harlah PKB ke-27 di Jakarta, Rabu (23/7) malam, Cak Imin mendorong agar sistem pilkada dievaluasi secara menyeluruh, bahkan mengusulkan agar kepala daerah ditunjuk langsung oleh pemerintah pusat atau dipilih oleh DPRD.

    Usulan ini, menurut Cak Imin, telah ia sampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. "Kami juga telah menyampaikan kepada Bapak Presiden langsung, saatnya, pemilihan kepala daerah, dilakukan evaluasi total manfaat dan madorot-nya," ujar Cak Imin di hadapan Prabowo yang turut hadir dalam acara tersebut.

     Pilkada Tak Langsung? Imin Usul ke Prabowo, Reaksi Publik?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Cak Imin berpendapat bahwa pemerintah dan DPR perlu memikirkan perbaikan tata politik nasional. Ia mendorong penyusunan undang-undang yang dapat menciptakan sistem politik yang kondusif dan mendukung percepatan pembangunan. Ia mengklaim banyak menerima aspirasi dari kader PKB yang menjabat sebagai kepala daerah, yang mengeluhkan proses pilkada yang terlalu panjang dan menghambat konsolidasi.

    "Karena beberapa bupati kita tanya juga bapak, ternyata konsolidasinya cukup lamban akibat proses politik yang terlalu panjang," ungkapnya.

    Menyadari bahwa usulannya akan menuai pro dan kontra, Cak Imin tetap berkomitmen untuk mendorong sistem yang efektif dalam pembangunan, meskipun harus mengorbankan beberapa aspek demokrasi yang dianggap berbelit-belit. Ia juga menyinggung isu pemisahan pilkada dan pemilihan umum yang belum menemui titik temu di DPR.

    Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD bukanlah hal baru dalam sejarah politik Indonesia. Sistem ini pernah diterapkan pada era Orde Baru sebelum akhirnya digantikan dengan pilkada langsung pada tahun 2005.

    Presiden Prabowo sendiri sebelumnya juga sempat mengutarakan keinginan untuk mengevaluasi sistem pilkada. Dalam acara HUT ke-60 Golkar pada Desember 2024, Prabowo mencontohkan efisiensi sistem pemilihan kepala daerah di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India.

    "Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih, ya sudah DPRD itu lah yang milih gubernur, yang milih bupati," kata Prabowo kala itu.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Kapal Induk RI Tiba Sungai Kering Ada Apa

    21-09-2026 - 06.35

    Cuaca Jakarta Diatur Siapa Dalang Hujan Deras

    21-09-2026 - 06.05

    Malam Nahas di Langkat Tiga Nyawa Melayang

    21-09-2026 - 03.35

    Waspada Densus 88 Dukung Larangan Gawai di Sekolah

    21-09-2026 - 03.05

    Syarat Capres Dua Fraksi Guncang Politik Nasional

    20-09-2026 - 22.35

    Terungkap Bukan Intel Ini Identitas Korban KKB

    20-09-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Kapal Induk RI Tiba Sungai Kering Ada Apa

    Nasional 21-09-2026 - 06.35

    zonamerahnews.com – Gemuruh sorak sorai membahana di perairan Tanjung Priok Jakarta menyambut kedatangan kapal induk…

    Cuaca Jakarta Diatur Siapa Dalang Hujan Deras

    21-09-2026 - 06.05

    Malam Nahas di Langkat Tiga Nyawa Melayang

    21-09-2026 - 03.35

    Waspada Densus 88 Dukung Larangan Gawai di Sekolah

    21-09-2026 - 03.05
    Our Picks

    Kapal Induk RI Tiba Sungai Kering Ada Apa

    21-09-2026 - 06.35

    Cuaca Jakarta Diatur Siapa Dalang Hujan Deras

    21-09-2026 - 06.05

    Malam Nahas di Langkat Tiga Nyawa Melayang

    21-09-2026 - 03.35

    Waspada Densus 88 Dukung Larangan Gawai di Sekolah

    21-09-2026 - 03.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.