zonamerahnews – Banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, per Selasa pagi pukul 07.00 WIB, sebanyak 62 Rukun Tetangga (RT) terendam banjir. Angka ini meningkat drastis dari 35 RT yang tergenang pada Selasa dini hari. Kenaikan signifikan ini menunjukkan meluasnya dampak banjir di berbagai wilayah Ibu Kota.
Laporan awal dari BPBD DKI Jakarta pukul 05.00 WIB mencatat 35 RT terdampak, tersebar di Jakarta Barat (7 RT), Jakarta Timur (1 RT), Jakarta Selatan (25 RT), dan Jakarta Utara (2 RT). Namun, data tersebut terus diperbarui. Pukul 06.00 WIB, jumlah RT yang terendam meningkat menjadi 46 RT, sebelum akhirnya mencapai angka 62 RT pada pukul 07.00 WIB.

Penyebab banjir bervariasi. Di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan, hujan deras yang mengguyur Senin sore hingga malam menjadi faktor utama, diperparah dengan meluapnya sejumlah sungai. Sementara di Jakarta Utara, selain hujan lebat, banjir rob di kawasan pesisir juga turut berkontribusi. Tinggi genangan air pun beragam, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1,3 meter, seperti yang tercatat di beberapa titik di Cililitan, Jakarta Timur.
Data rinci dari BPBD DKI Jakarta menyebutkan, Jakarta Barat terdampak di 10 RT, dengan ketinggian air bervariasi antara 30-60 cm, disebabkan oleh luapan Kali Angke, Kali Cengkareng, Kali Semanan, dan Kali Gebyuran. Jakarta Selatan mengalami genangan di 20 RT, dengan ketinggian air mencapai 100 cm di beberapa titik akibat luapan Kali Krukut. Jakarta Timur tercatat sebagai wilayah terparah dengan 30 RT terendam, dengan ketinggian air hingga 120 cm di Cililitan akibat luapan Kali Ciliwung. Jakarta Utara terdampak di 2 RT dengan ketinggian air mencapai 65 cm, disebabkan oleh hujan deras dan banjir rob.
BPBD DKI Jakarta juga melaporkan sejumlah lokasi pengungsian telah dibuka untuk menampung warga terdampak banjir. Beberapa jalan utama juga tergenang, mengganggu aktivitas warga. Situasi ini menuntut kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi dampak lebih lanjut dari banjir yang melanda Jakarta.
