zonamerahnews – Sebuah peristiwa menghebohkan terjadi di Tasikmalaya. Samsul Romli (42), seorang ustaz, menjadi korban penyerangan brutal oleh seorang pemuda berpenampilan punk. Kejadian yang terjadi di Jalan Jamanis, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (2/7) lalu, ini mengungkap fakta mengejutkan di balik motif penyerangan tersebut.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Suryatman, yang dikonfirmasi pada Minggu (7/7), semuanya bermula dari teguran. Samsul melihat Ayi Hermawan dan beberapa temannya tengah menenggak minuman keras oplosan – alkohol murni buatan sendiri. Setelah Ayi keluar dari sebuah pertokoan, sebuah insiden tak terduga terjadi. Seorang wanita mendekatinya, dan Ayi pun terjatuh.

Melihat Ayi terkapar, Samsul mencoba membantunya. Namun, niat baik itu berbuah petaka. Ayi justru melawan dan menyerang Samsul dengan tinju. Tak berhenti di situ, Ayi kemudian mengeluarkan senjata tajam yang mengejutkan: taring babi! Ia memukulkan taring babi itu berkali-kali ke wajah Samsul hingga menyebabkan luka di pelipis kiri dan beberapa goresan.
Beruntung, luka yang diderita Samsul tidak terlalu parah dan hanya memerlukan perawatan jalan. Setelah kejadian, Ayi sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap polisi tak lama kemudian di sekitar lokasi kejadian.
AKP Herman menjelaskan bahwa motif penyerangan ini dilatarbelakangi rasa kesal Ayi karena ditegur Samsul. Saat ini, Ayi telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, serta menunjukkan betapa sebuah teguran kecil dapat berujung pada tindak kekerasan yang tak terduga.

