Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    17-03-2026 - 22.05

    17-03-2026 - 18.05

    Peringatan Keras! Ribuan Korban Bencana Terancam Tak Punya Rumah Permanen

    17-03-2026 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Peringatan Keras! Ribuan Korban Bencana Terancam Tak Punya Rumah Permanen
    • TERBARU! Strategi Kapolri Jamin Mudik Lebaran Lancar dan Aman
    • Kepala Daerah Waspada! KPK Tak Libur Lebaran, Ancaman OTT Mengintai!
    • Terkuak! Alasan Haedar Nashir Minta Takbir Keliling Ditiadakan di Bali
    • Misteri Pelat Nomor Pelaku Air Keras KontraS: Polisi Ungkap Petunjuk Baru!
    • Pecah Rekor! HP Rp73 Ribu Dilelang KPK, Tembus Rp59 Juta!
    Rabu, 18 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?
    Nasional

    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?

    10-05-2025 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?

    zonamerahnews – Kepergian SSH (15), siswa SMP Katolik Angelus Custos Surabaya, menyisakan duka mendalam. Ia tewas tersengat listrik kabel AC di sekolahnya pada 28 Maret 2025, sebuah peristiwa yang kini berujung pada laporan polisi oleh orang tuanya. Ayah korban, Tanu Hariadi, mengungkapkan kronologi pilu tersebut. Saat itu, sekolah sedang libur, namun SSH memanfaatkan waktu untuk mengerjakan tugas kelompok PJOK bersama teman-temannya.

    Karena akses ke kelas mereka tertutup dan lapangan sekolah sedang digunakan, mereka memilih rooftop lantai IV gedung SMA Katolik Frateran Surabaya – yang berlokasi satu kompleks – sebagai tempat mengerjakan tugas. Nahas, saat hendak merekam kegiatan mereka, SSH diduga menginjak kabel AC yang terkelupas dan tersengat listrik. "Putra saya berteriak ‘aku kesetrum’, lalu mematung sekitar 40 detik sebelum jatuh dan kepalanya membentur pagar," ujar Tanu, Sabtu (10/5). Teman-temannya segera membawa SSH ke RS Adi Husada Undaan Wetan, namun nyawanya tak tertolong. Tanu menambahkan, jenazah SSH menunjukkan luka di kaki, punggung, dan lengan, diduga akibat putus urat saraf.

    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kekecewaan Tanu semakin mendalam karena minimnya respons dari pihak sekolah. Ia mengaku baru mendapatkan informasi kronologi kejadian dari teman-teman anaknya, bukan dari pihak sekolah. Padahal, menurut Tanu, mereka awalnya berencana mengerjakan tugas di rumah teman, namun atas saran orang tua dan guru, mereka memilih sekolah dengan janji akan disediakan tempat. Karena merasa tak ada itikad baik, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya dengan nomor LPM/549/IV/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.

    Namun, Ketua Dewan Pembina IKA sekaligus Tim Advokasi Yayasan Mardiwiyata dan SMP Katolik Angelus Custos, Tjandra Sridjaja, memiliki pandangan berbeda. Berdasarkan rekaman CCTV, ia menilai kejadian ini murni kecelakaan dan kesalahan SSH sendiri. Tjandra mengklaim SSH memasuki area AC outdoor yang sudah dihalangi pagar, melewati pagar samping tanpa alas kaki, dan menginjak kabel AC yang terkelupas setelah hujan. Ia juga menambahkan bahwa keluarga korban awalnya tak mempermasalahkan kejadian ini, baru dua minggu setelah pemakaman (30 April 2025) mereka melapor ke polisi.

    Polrestabes Surabaya, melalui Kasi Humas AKP Rina Shanty Dewi, mengungkapkan telah memeriksa lima saksi, termasuk dari pihak sekolah. Kasus ini pun kini tengah diselidiki lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran dan menentukan pihak yang bertanggung jawab atas tragedi yang merenggut nyawa seorang siswa muda ini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    17-03-2026 - 22.05

    17-03-2026 - 18.05

    Peringatan Keras! Ribuan Korban Bencana Terancam Tak Punya Rumah Permanen

    17-03-2026 - 13.05

    TERBARU! Strategi Kapolri Jamin Mudik Lebaran Lancar dan Aman

    17-03-2026 - 08.05

    Kepala Daerah Waspada! KPK Tak Libur Lebaran, Ancaman OTT Mengintai!

    17-03-2026 - 03.05

    Terkuak! Alasan Haedar Nashir Minta Takbir Keliling Ditiadakan di Bali

    16-03-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 17-03-2026 - 22.05

    Geger! Jalinsum Lampung Gelap 1 Dekade, Pemprov Janji Terang Sehari! zonamerahnews – Selama satu dekade…

    17-03-2026 - 18.05

    Peringatan Keras! Ribuan Korban Bencana Terancam Tak Punya Rumah Permanen

    17-03-2026 - 13.05

    TERBARU! Strategi Kapolri Jamin Mudik Lebaran Lancar dan Aman

    17-03-2026 - 08.05
    Our Picks

    17-03-2026 - 22.05

    17-03-2026 - 18.05

    Peringatan Keras! Ribuan Korban Bencana Terancam Tak Punya Rumah Permanen

    17-03-2026 - 13.05

    TERBARU! Strategi Kapolri Jamin Mudik Lebaran Lancar dan Aman

    17-03-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.