zonamerahnews – Sebuah insiden tragis mengguncang Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika sebuah mobil patroli milik Polres Sumba Timur menabrak sejumlah warga pada Minggu (24/5) lalu. Ironisnya, kendaraan dinas tersebut dikemudikan langsung oleh Kapolsek Kota Waingapu, Iptu Rauta Ubini Kuri, yang menyebabkan seorang warga menderita retak tulang kaki dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan nahas ini terjadi sekitar pukul 10.40 Wita di Jalan D.I Panjaitan, tepatnya di Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, yang dikonfirmasi oleh zonamerahnews.com, membenarkan bahwa kendaraan dinas dengan nomor polisi XXII 164 33 itu terlibat dalam insiden tersebut tak lama setelah sang Kapolsek selesai mengikuti kebaktian minggu.

AKBP Gede Harimbawa menjelaskan kronologi kejadian yang bermula saat mobil patroli yang dikendarai Kapolsek melintas di Jalan D.I. Panjaitan. Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor yang dikemudikan Yudiwanto Edi berboncengan dengan istrinya, Muhaeni A. Waluwandja, berupaya mendahului dari sisi kiri.
"Kejadian bermula saat pengendara sepeda motor berupaya mendahului kendaraan dinas dari sisi kiri dan mengenai bagian ban belakang kiri kendaraan Mobil Dmax sehingga kendaraan dinas mengalami hilang kendali (out of control), keluar jalur, naik ke trotoar dan menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan," terang Gede.
Akibat tabrakan pada ban belakang kiri tersebut, mobil patroli melaju tak terkendali, keluar jalur, naik ke trotoar, dan menghantam sebuah bengkel yang berada di pinggir jalan. Tak hanya itu, mobil yang oleng juga menyeret beberapa pejalan kaki dan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor, menyebabkan mereka terluka.
Total enam orang menjadi korban dalam insiden memilukan ini. Mereka adalah Yudiwanto Edi, pengendara sepeda motor, yang menderita retak tulang kaki kanan; Muhaeni A. Waluwandja, istri Yudiwanto, yang mengalami syok namun tidak cedera fisik; Dominikus Doko, yang juga mengalami retak tulang kaki kanan; Abdul Kadir dan Ronaldo Doko yang masing-masing mengalami cedera ringan; serta Melkianus Bulu Pagege Wola dengan luka lecet. Seluruh korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
AKBP Gede Harimbawa menegaskan bahwa pihaknya telah menjenguk para korban di rumah sakit untuk memastikan kondisi mereka pasca-kejadian. Selain itu, ia juga telah mendatangi lokasi kecelakaan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata.
"Saat ini Unit Laka Satlantas Polres Sumba Timur masih melakukan penyelidikan, investigasi, dan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tersebut," imbuh Gede melalui sambungan telepon, menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini.
Polres Sumba Timur juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Seluruh biaya pengobatan para korban serta biaya perbaikan bengkel yang rusak akibat ditabrak mobil dinas tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, Kapolsek Kota Waingapu, Iptu Rauta Ubini Kuri, yang berada di balik kemudi mobil dinas saat kejadian, telah diamankan. Ia kini tengah menjalani proses pemeriksaan internal di Propam Polres Sumba Timur untuk mengungkap lebih lanjut detail dan penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini.

