Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pilpres 2024 Demokrat Beri Sinyal Mengejutkan

    24-09-2026 - 08.35

    Gerindra Puncaki Survei Tinggalkan PDIP Apa Rahasianya

    24-09-2026 - 08.05

    PSI Tanggapi Angka Survei Rendah Tetap Optimis

    24-09-2026 - 06.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pilpres 2024 Demokrat Beri Sinyal Mengejutkan
    • Gerindra Puncaki Survei Tinggalkan PDIP Apa Rahasianya
    • PSI Tanggapi Angka Survei Rendah Tetap Optimis
    • Penjara Mewah Bikin Geger Ada Gym dan Golf
    • Suami Nekat Tabrak Begal Istri Tewas Satu Luka
    • Jakarta Siap Uji Coba CFD Sabtu Minggu
    • Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa
    • Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer
    Kamis, 24 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?
    Nasional

    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?

    10-05-2025 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?

    zonamerahnews – Kepergian SSH (15), siswa SMP Katolik Angelus Custos Surabaya, menyisakan duka mendalam. Ia tewas tersengat listrik kabel AC di sekolahnya pada 28 Maret 2025, sebuah peristiwa yang kini berujung pada laporan polisi oleh orang tuanya. Ayah korban, Tanu Hariadi, mengungkapkan kronologi pilu tersebut. Saat itu, sekolah sedang libur, namun SSH memanfaatkan waktu untuk mengerjakan tugas kelompok PJOK bersama teman-temannya.

    Karena akses ke kelas mereka tertutup dan lapangan sekolah sedang digunakan, mereka memilih rooftop lantai IV gedung SMA Katolik Frateran Surabaya – yang berlokasi satu kompleks – sebagai tempat mengerjakan tugas. Nahas, saat hendak merekam kegiatan mereka, SSH diduga menginjak kabel AC yang terkelupas dan tersengat listrik. "Putra saya berteriak ‘aku kesetrum’, lalu mematung sekitar 40 detik sebelum jatuh dan kepalanya membentur pagar," ujar Tanu, Sabtu (10/5). Teman-temannya segera membawa SSH ke RS Adi Husada Undaan Wetan, namun nyawanya tak tertolong. Tanu menambahkan, jenazah SSH menunjukkan luka di kaki, punggung, dan lengan, diduga akibat putus urat saraf.

    Tragedi Siswa SMP Tersengat Listrik: Siapa yang Bertanggung Jawab?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kekecewaan Tanu semakin mendalam karena minimnya respons dari pihak sekolah. Ia mengaku baru mendapatkan informasi kronologi kejadian dari teman-teman anaknya, bukan dari pihak sekolah. Padahal, menurut Tanu, mereka awalnya berencana mengerjakan tugas di rumah teman, namun atas saran orang tua dan guru, mereka memilih sekolah dengan janji akan disediakan tempat. Karena merasa tak ada itikad baik, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya dengan nomor LPM/549/IV/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.

    Namun, Ketua Dewan Pembina IKA sekaligus Tim Advokasi Yayasan Mardiwiyata dan SMP Katolik Angelus Custos, Tjandra Sridjaja, memiliki pandangan berbeda. Berdasarkan rekaman CCTV, ia menilai kejadian ini murni kecelakaan dan kesalahan SSH sendiri. Tjandra mengklaim SSH memasuki area AC outdoor yang sudah dihalangi pagar, melewati pagar samping tanpa alas kaki, dan menginjak kabel AC yang terkelupas setelah hujan. Ia juga menambahkan bahwa keluarga korban awalnya tak mempermasalahkan kejadian ini, baru dua minggu setelah pemakaman (30 April 2025) mereka melapor ke polisi.

    Polrestabes Surabaya, melalui Kasi Humas AKP Rina Shanty Dewi, mengungkapkan telah memeriksa lima saksi, termasuk dari pihak sekolah. Kasus ini pun kini tengah diselidiki lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran dan menentukan pihak yang bertanggung jawab atas tragedi yang merenggut nyawa seorang siswa muda ini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Pilpres 2024 Demokrat Beri Sinyal Mengejutkan

    24-09-2026 - 08.35

    Gerindra Puncaki Survei Tinggalkan PDIP Apa Rahasianya

    24-09-2026 - 08.05

    PSI Tanggapi Angka Survei Rendah Tetap Optimis

    24-09-2026 - 06.35

    Penjara Mewah Bikin Geger Ada Gym dan Golf

    24-09-2026 - 06.05

    Suami Nekat Tabrak Begal Istri Tewas Satu Luka

    24-09-2026 - 03.35

    Jakarta Siap Uji Coba CFD Sabtu Minggu

    24-09-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Pilpres 2024 Demokrat Beri Sinyal Mengejutkan

    Nasional 24-09-2026 - 08.35

    zonamerahnews.com – Partai Demokrat secara tegas menyuarakan harapannya agar rancangan undang-undang Pemilu yang sedang digodok…

    Gerindra Puncaki Survei Tinggalkan PDIP Apa Rahasianya

    24-09-2026 - 08.05

    PSI Tanggapi Angka Survei Rendah Tetap Optimis

    24-09-2026 - 06.35

    Penjara Mewah Bikin Geger Ada Gym dan Golf

    24-09-2026 - 06.05
    Our Picks

    Pilpres 2024 Demokrat Beri Sinyal Mengejutkan

    24-09-2026 - 08.35

    Gerindra Puncaki Survei Tinggalkan PDIP Apa Rahasianya

    24-09-2026 - 08.05

    PSI Tanggapi Angka Survei Rendah Tetap Optimis

    24-09-2026 - 06.35

    Penjara Mewah Bikin Geger Ada Gym dan Golf

    24-09-2026 - 06.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.