zonamerahnews.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membawa angin segar bagi ratusan keluarga korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara. Dalam kunjungan kerjanya, Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk segera memulai pembangunan hunian tetap yang layak dan aman bagi mereka yang terdampak.
Bertemu langsung dengan warga di hunian sementara Desa Napa Kecamatan Batangtoru, Gibran menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan. Hampir setahun pascabencana dahsyat November tahun lalu, para penyintas masih menanti kepastian tempat tinggal permanen setelah rumah mereka hancur.

Gibran menjamin pembangunan 699 unit rumah permanen akan dimulai September ini. Proyek ambisius ini akan berdiri di lahan seluas 18 hektare, tepat di samping lokasi hunian sementara saat ini. Ini adalah langkah konkret percepatan pemulihan pascabencana agar warga bisa kembali menata hidup.
Sembari menanti rumah baru rampung, Gibran memastikan kebutuhan dasar dan kelayakan hidup warga di hunian sementara tetap menjadi prioritas. Pemerintah berkomitmen penuh agar tidak ada lagi warga yang terlantar dan semua mendapatkan kehidupan yang layak.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang mendampingi Gibran, turut menegaskan dukungan penuh Pemprov. Bobby menekankan pentingnya tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memulihkan perekonomian warga terdampak agar bisa bangkit lebih baik dari keterpurukan.
Eti, salah seorang warga yang kini menempati hunian sementara, mengungkapkan rasa syukurnya namun tak bisa menyembunyikan harapannya. "Kami sangat berterima kasih atas hunian sementara ini, tapi kami sangat berharap rumah permanen bisa segera dibangun," ujarnya, menggambarkan kerinduan akan stabilitas dan keamanan.
Selain meninjau lokasi hunian, Gibran dan Bobby juga memeriksa berbagai proyek infrastruktur serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapsel, menunjukkan fokus pemerintah yang komprehensif dalam upaya pemulihan daerah tersebut.

