Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA
    • Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando
    • Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi
    • OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan
    • 22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya
    • Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar
    • Ijazah SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    • Suket SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    Sabtu, 31 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - MA Gebrak Aturan Praperadilan Kasus Tak Lagi Molor
    Nasional

    MA Gebrak Aturan Praperadilan Kasus Tak Lagi Molor

    21-08-2026 - 16.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    MA Gebrak Aturan Praperadilan Kasus Tak Lagi Molor

    zonamerahnews.com – Mahkamah Agung (MA) baru-baru ini mengeluarkan terobosan regulasi yang diharapkan mampu memangkas praktik penguluran waktu dalam proses hukum. Aturan anyar ini, tertuang dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) Nomor 3 Tahun 2026, bertujuan memberikan kepastian hukum serta mempercepat penyelesaian perkara di meja hijau. Langkah strategis ini diteken langsung oleh Ketua MA Sunarto pada Selasa 18 Agustus lalu.

    Inti dari regulasi ini adalah mencegah pemeriksaan pokok perkara di pengadilan berjalan berlarut-larut akibat adanya permohonan praperadilan. Sema tersebut secara tegas menyatakan bahwa selama proses praperadilan masih bergulir, maka persidangan untuk pokok perkara tidak dapat diselenggarakan. Ketentuan ini mengacu pada Pasal 163 ayat 1 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHP yang menjadi landasan hukum bagi kebijakan baru ini.

    MA Gebrak Aturan Praperadilan Kasus Tak Lagi Molor
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    MA menegaskan bahwa semangat di balik penerbitan Sema ini adalah mewujudkan peradilan yang sederhana cepat dan berbiaya ringan. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi celah bagi pihak-pihak tertentu untuk sengaja memperlambat jalannya keadilan melalui mekanisme praperadilan.

    Namun ada pengecualian penting. Apabila permohonan praperadilan diajukan setelah pokok perkara telah dilimpahkan dan mulai disidangkan di pengadilan maka permohonan praperadilan tersebut harus diputus dengan amar ‘Tidak Dapat Diterima’. Dalam skenario ini jalannya pemeriksaan pokok perkara tidak akan terhambat dan tetap berlanjut sesuai jadwal.

    Sema 3/2026 merinci beberapa poin krusial. Pertama jika ada permohonan praperadilan yang telah terdaftar atau sedang diperiksa di pengadilan negeri berkas pokok perkara tetap bisa dilimpahkan. Namun pemeriksaan pokok perkara wajib ditunda hingga putusan praperadilan keluar. Kedua permohonan praperadilan yang didaftarkan setelah pokok perkara sudah dilimpahkan ke pengadilan tidak akan menjadi penghalang bagi kelanjutan pemeriksaan pokok perkara tersebut. Ketiga untuk permohonan praperadilan yang diajukan setelah pokok perkara dilimpahkan pengadilan tetap akan meregistrasi dan menyidangkannya namun putusan akhirnya akan menyatakan permohonan praperadilan tersebut tidak dapat diterima. Kebijakan ini diharapkan membawa angin segar bagi efisiensi sistem peradilan di Indonesia.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05

    22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya

    31-10-2026 - 13.35

    Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar

    31-10-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    Nasional 31-10-2026 - 18.35

    zonamerahnews.com – Dunia politik tanah air mendadak gempar setelah Mahkamah Agung mengeluarkan keputusan mengejutkan terkait…

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05
    Our Picks

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.