Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rinjani Terbakar 30 Hektare Akhirnya Padam Total

    10-08-2026 - 18.05

    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis

    10-08-2026 - 16.05

    Youtuber Bigmo Terseret Skandal Vape Anak

    10-08-2026 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rinjani Terbakar 30 Hektare Akhirnya Padam Total
    • Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis
    • Youtuber Bigmo Terseret Skandal Vape Anak
    • Karamnya KM Nurul Salsa Selayar Siapa Bertanggung Jawab
    • Kematian Karumga Eks Jampidsus Akhirnya Terbongkar
    • Klakson Jokowi Viral MTrans Bongkar Fakta Mengejutkan
    • Operasi Senyap TNI AL Sita Narkoba Triliunan Rupiah
    • Ngeri Lansia 70 Tahun Disekap Teman Mobilnya Raib
    Senin, 10 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis
    Nasional

    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis

    10-08-2026 - 16.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis

    zonamerahnews.com – Tim penasihat hukum mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas melontarkan keberatan serius terkait fluktuasi angka kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024. Yaqut dijadwalkan menghadapi pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat esok hari, Selasa 11 Agustus.

    Dodi Abdul Kadir, salah satu kuasa hukum Yaqut, mengungkapkan bahwa estimasi kerugian negara telah bergeser drastis. Awalnya sempat disebut mencapai Rp622 miliar, namun kini dalam surat dakwaan angka tersebut menyusut menjadi 271.000 dolar AS. Dodi menyoroti minimnya bukti konkret yang mendukung nilai kerugian terakhir, menduga angka itu hanya berdasarkan asumsi tanpa dasar faktual yang kuat. Menurutnya, praktik semacam ini sangat berbahaya dan berpotensi memicu kesewenang-wenangan dalam penegakan hukum, terutama jika dikaitkan dengan kebijakan.

    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Mellisa Anggraini, kuasa hukum lainnya, mempertanyakan tiga elemen utama yang menjadi dasar perhitungan kerugian negara dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertama, terkait dugaan pungutan percepatan kepada pihak-pihak tertentu. Mellisa menegaskan bahwa nama Yaqut tidak muncul dalam daftar bukti yang disita terkait komponen ini.

    Kedua, mengenai kuota petugas haji khusus yang disinyalir dijual oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) kepada jemaah. Mellisa menjelaskan bahwa regulasi kuota petugas haji khusus merupakan ranah Keputusan Direktur Jenderal, dan PIHK adalah pihak yang bertanggung jawab atas praktik tersebut. Namun, profit dari penjualan kuota ini justru dimasukkan dalam perhitungan kerugian negara.

    Ketiga, seluruh keuntungan PIHK yang memberangkatkan jemaah yang dianggap tidak memenuhi syarat keberangkatan. Mellisa mengungkapkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sendiri menyatakan tidak menghitung ini sebagai kerugian negara, melainkan sebagai "dampak sosial."

    Tim penasihat hukum Yaqut juga melihat adanya ancaman kriminalisasi terhadap kebijakan administratif. Dodi Abdul Kadir menilai KPK berpotensi menggeser keputusan Yaqut sebagai Menteri Agama, yang sejatinya merupakan kebijakan administratif, menjadi tindak pidana korupsi. Hal ini, kata Dodi, berlawanan dengan semangat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tindak Pidana, yang bertujuan mencegah penyalahgunaan wewenang dan kriminalisasi kebijakan.

    Dodi menegaskan bahwa keputusan Yaqut terkait distribusi kuota haji tambahan 2024 bukanlah inisiatif pribadi, melainkan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Oleh karena itu, pertanggungjawaban Yaqut sebagai menteri seharusnya terbatas pada ranah hukum administrasi pemerintahan.

    Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan bahwa Jaksa Penuntut Umum akan memaparkan secara komprehensif konstruksi perkara. Ini mencakup kronologi kejadian, peran setiap individu yang diduga terlibat, mekanisme perbuatan, serta hubungan antara perbuatan terdakwa yang disinyalir mengakibatkan kerugian kas negara.

    Budi juga menyatakan bahwa JPU akan menyajikan fakta-fakta dan alat bukti yang menjadi dasar dakwaan, termasuk dugaan peredaran dana serta pasal-pasal yang didakwakan sesuai peran masing-masing terdakwa. KPK mengajak masyarakat luas untuk terus memantau jalannya persidangan demi mendapatkan informasi yang utuh dan jelas.

    Dalam kasus ini, setidaknya empat individu telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Yaqut Cholil Qoumas, Staf Khusus Yaqut Ishfah Abidal Aziz, Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba, serta Direktur Operasional Maktour Ismail Adham. Mereka didakwa berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 603 atau Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 20 huruf (c) UU KUHP, yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara. Sebelumnya, tim auditor BPK RI sempat menghitung kerugian negara mencapai Rp622 miliar.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Rinjani Terbakar 30 Hektare Akhirnya Padam Total

    10-08-2026 - 18.05

    Youtuber Bigmo Terseret Skandal Vape Anak

    10-08-2026 - 13.05

    Karamnya KM Nurul Salsa Selayar Siapa Bertanggung Jawab

    10-08-2026 - 08.05

    Kematian Karumga Eks Jampidsus Akhirnya Terbongkar

    09-08-2026 - 18.05

    Klakson Jokowi Viral MTrans Bongkar Fakta Mengejutkan

    09-08-2026 - 16.05

    Operasi Senyap TNI AL Sita Narkoba Triliunan Rupiah

    09-08-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Rinjani Terbakar 30 Hektare Akhirnya Padam Total

    Nasional 10-08-2026 - 18.05

    zonamerahnews.com – Kobaran api yang melahap sekitar 30 hektare kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR)…

    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis

    10-08-2026 - 16.05

    Youtuber Bigmo Terseret Skandal Vape Anak

    10-08-2026 - 13.05

    Karamnya KM Nurul Salsa Selayar Siapa Bertanggung Jawab

    10-08-2026 - 08.05
    Our Picks

    Rinjani Terbakar 30 Hektare Akhirnya Padam Total

    10-08-2026 - 18.05

    Yaqut Digugat Angka Kerugian Negara Berubah Drastis

    10-08-2026 - 16.05

    Youtuber Bigmo Terseret Skandal Vape Anak

    10-08-2026 - 13.05

    Karamnya KM Nurul Salsa Selayar Siapa Bertanggung Jawab

    10-08-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.