Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05

    Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data

    24-07-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate
    • Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR
    • Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data
    • PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda
    • Ternate Diguncang Hebat Warga Kaget Pagi Jumat
    • Prabowo Palestina Harga Mati RI Tak Goyah
    • Gara Gara Kue Staf DPRD Bone Dianiaya
    • Prabowo Bongkar Tiga Kancil Politik Bikin Repot
    Sabtu, 25 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Heboh! Hercules Terseret Dugaan Penyekapan & Ancaman Senpi
    Nasional

    Heboh! Hercules Terseret Dugaan Penyekapan & Ancaman Senpi

    22-05-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Heboh! Hercules Terseret Dugaan Penyekapan & Ancaman Senpi

    zonamerahnews – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, kini menghadapi laporan serius di Polda Metro Jaya. Ia dilaporkan atas dugaan penyekapan terhadap Ilma Sani Fitriana, putri dari penulis Ahmad Bahar, serta ancaman verbal dan penggunaan senjata api. Laporan ini dilayangkan Ilma didampingi kuasa hukumnya, Gufroni, pada Jumat lalu.

    Gufroni menjelaskan kepada wartawan bahwa insiden penyekapan ini bermula dari pengepungan rumah Ilma, diikuti dengan tindakan penculikan dan penyanderaan. "Bagi kami, ini sudah masuk kepada tindak pidana, ya, penyanderaan, kemudian penculikan, ancaman verbal, dan penggunaan senjata api," tegas Gufroni. Ia menambahkan, saat Ilma dibawa ke kantor pusat GRIB Jaya, ia tidak hanya mendapatkan kekerasan verbal, diancam akan dipenjara, tetapi juga ditodong dengan senjata api. "Ditakut-takuti dengan pistol," ujarnya, menegaskan kembali bahwa ini adalah tindak pidana serius.

    Heboh! Hercules Terseret Dugaan Penyekapan & Ancaman Senpi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Selain dugaan penyekapan, Ilma juga melaporkan peretasan akun WhatsApp miliknya. Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Gufroni menyebutkan, pihaknya memiliki bukti tangkapan layar terkait dugaan peretasan ini. "LP kedua adalah terkait dengan masalah peretasan handphone milik saudari Ilma Sani Fitriana yang menjadi pangkal masalah sehingga Hercules marah besar, yang seolah-olah WA itu adalah dari klien kami, padahal itu bukan," jelas Gufroni, mengindikasikan bahwa pesan palsu inilah yang memicu kemarahan Hercules.

    Menanggapi laporan tersebut, Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkannya. "Silakan, ini negara hukum, setiap warga negara punya hak untuk mendapatkan keadilan," kata Marcel. Ia menuding pihak Bahar melakukan "playing victim" dan menyebarkan "opini liar" seperti penculikan dan penodongan. Marcel menegaskan bahwa tuduhan tersebut "jauh dari fakta yang sebenarnya" dan hanya bertujuan "menggiring opini publik." Ia juga mengklaim bahwa pihak pelapor telah "merendahkan martabat ketua umum kami."

    Peristiwa ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada Minggu (17/5), rumah Ahmad Bahar di Cimanggis dilaporkan digeruduk massa dari GRIB Jaya. Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan, insiden itu dipicu oleh konten yang dibuat Ahmad Bahar, yang dianggap merugikan Hercules Rosario Marshal. Made menyebutkan bahwa Bahar mengklaim ponselnya diretas. Meskipun demikian, Made menambahkan bahwa permasalahan tersebut sempat diselesaikan secara kekeluargaan di Polres Metro Depok pada Minggu malam, dengan kedua belah pihak sepakat berdamai dan membuat surat pernyataan bersama.

    Dengan adanya laporan baru ini, kasus antara Hercules dan keluarga Ahmad Bahar kembali memanas, kini dengan dimensi hukum yang lebih serius di tingkat Polda Metro Jaya. Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan yang akan dilakukan pihak kepolisian.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05

    Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data

    24-07-2026 - 16.05

    PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda

    24-07-2026 - 13.05

    Ternate Diguncang Hebat Warga Kaget Pagi Jumat

    24-07-2026 - 08.05

    Prabowo Palestina Harga Mati RI Tak Goyah

    24-07-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    Nasional 24-07-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah insiden tragis menggemparkan warga Tangerang seorang prajurit TNI AD berinisial ABS ditemukan…

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05

    Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data

    24-07-2026 - 16.05

    PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda

    24-07-2026 - 13.05
    Our Picks

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05

    Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data

    24-07-2026 - 16.05

    PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda

    24-07-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.