Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut

    25-07-2026 - 06.05

    Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar

    25-07-2026 - 03.05

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut
    • Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar
    • Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate
    • Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR
    • Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data
    • PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda
    • Ternate Diguncang Hebat Warga Kaget Pagi Jumat
    • Prabowo Palestina Harga Mati RI Tak Goyah
    Sabtu, 25 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - KABAR BAHAGIA! Ongkos Haji 2026 NAIK, Tapi Jemaah Tak Perlu Bayar Lebih!
    Nasional

    KABAR BAHAGIA! Ongkos Haji 2026 NAIK, Tapi Jemaah Tak Perlu Bayar Lebih!

    09-04-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    zonamerahnews – Jakarta – Kabar gembira bagi calon jemaah haji! Pemerintah melalui Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf, menegaskan komitmennya untuk tidak membebankan potensi kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kepada para jemaah. Pernyataan ini disampaikan Irfan Yusuf di Jakarta, Kamis (9/4), menggarisbawahi arahan tegas dari Presiden Prabowo Subianto.

    "Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas bahwa apapun yang terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. Pemerintah memastikan komitmen ini dijalankan secara konsisten," ujar Irfan Yusuf, menjamin ketenangan bagi para calon tamu Allah.

    KABAR BAHAGIA! Ongkos Haji 2026 NAIK, Tapi Jemaah Tak Perlu Bayar Lebih!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Irfan Yusuf menjelaskan bahwa dinamika global yang fluktuatif, termasuk gejolak harga komoditas energi, menjadi pemicu utama potensi penyesuaian biaya operasional haji. Salah satu dampaknya adalah pengajuan penyesuaian tarif penerbangan oleh maskapai. Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, misalnya, telah mengajukan revisi harga pada 30 Maret lalu, diikuti oleh Saudi Airlines sehari setelahnya.

    Meski demikian, Irfan Yusuf menjamin bahwa perubahan tarif tersebut tidak akan berimbas pada beban finansial jemaah. "Kami pastikan, perubahan harga tidak akan dibebankan kepada jemaah. Negara hadir untuk melindungi jemaah," tegasnya. Ia juga menekankan bahwa dalam kondisi apapun, aspek keamanan dan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama yang tak bisa ditawar dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji.

    Senada dengan Menhaj, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen menanggung kenaikan biaya haji yang diakibatkan lonjakan harga avtur. Diperkirakan, APBN akan mengalokasikan sekitar Rp1,77 triliun untuk menanggulangi selisih biaya tersebut.

    "Jadi kira-kira kalau ditotal itu Rp1,77 triliun. Jadi kalau ditotal antara kenaikan semuanya itu, totalnya harus tanggung APBN sekitar Rp1,77 triliun. Kita nanti lihat perhitungan ulangnya," kata Dahnil, yang berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4). Ia mengakui bahwa kenaikan harga avtur memang mendorong maskapai penerbangan untuk mengajukan penyesuaian biaya bagi jemaah haji, namun pemerintah akan mengkaji lebih rinci mekanisme penanggungannya ke depan.

    Di sisi lain, Irfan Yusuf juga menyampaikan optimisme terkait kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini, mengingat situasi geopolitik di Timur Tengah yang mulai mereda. "Alhamdulillah, ketegangan di Timur Tengah mulai menurun. Ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji," pungkasnya, memberikan harapan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut

    25-07-2026 - 06.05

    Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar

    25-07-2026 - 03.05

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05

    Masa Depan Pemimpin Terlahir Lewat Analitika Data

    24-07-2026 - 16.05

    PDIP Jatim Bongkar Jurus Jitu Gaet Anak Muda

    24-07-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut

    Nasional 25-07-2026 - 06.05

    zonamerahnews.com – Sebuah drama perselisihan yang melibatkan seorang satpam dan pengemudi mobil mewah Toyota Alphard…

    Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar

    25-07-2026 - 03.05

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05
    Our Picks

    Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut

    25-07-2026 - 06.05

    Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar

    25-07-2026 - 03.05

    Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate

    24-07-2026 - 22.05

    Misteri URI Universitas Baru Dipertanyakan DPR

    24-07-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.