Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan
    • Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul
    • Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa
    • Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu
    • Prabowo Murka Koruptor MBG Tak Beradab
    • Api Mengganas di Ogan Ilir Petugas Berjibaku
    • Terbongkar Video Hoaks Mendes Yandri AI
    • Teror Harimau Sumatera Dekat Sekolah Berakhir
    Sabtu, 15 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Nyepi Berdarah di Buleleng: Pesta Miras Berujung Tebasan Samurai!
    Nasional

    Nyepi Berdarah di Buleleng: Pesta Miras Berujung Tebasan Samurai!

    21-03-2026 - 03.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Nyepi Berdarah di Buleleng: Pesta Miras Berujung Tebasan Samurai!

    zonamerahnews – Suasana khidmat Hari Raya Nyepi di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, tercoreng oleh sebuah insiden penganiayaan mengerikan pada Kamis (19/3) lalu. Sebuah pesta minuman keras (miras) berujung pada pertumpahan darah, menyebabkan seorang pria berinisial KS (40) mengalami luka robek parah di punggungnya akibat tebasan pedang samurai. Pelaku, KGS (28), langsung diamankan pihak kepolisian tak lama setelah kejadian.

    Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengonfirmasi bahwa peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, bertepatan dengan momen sakral Nyepi. "Kasus ini kini dalam penanganan serius oleh Polsek Seririt. Korban telah melaporkan kejadian ini, dan terduga pelaku berhasil kami amankan bersama barang bukti," jelas Iptu Yohana pada Jumat (20/3), seperti dikutip dari zonamerahnews.com.

    Nyepi Berdarah di Buleleng: Pesta Miras Berujung Tebasan Samurai!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut keterangan Iptu Yohana, insiden bermula dari kegiatan minum-minuman keras yang kemudian memanas menjadi pertengkaran dan berujung pada kekerasan fisik. Polisi telah menyita satu bilah pedang jenis samurai yang digunakan dalam aksi penebasan tersebut. Baik korban KS maupun pelaku KGS diketahui berprofesi sebagai buruh dan tinggal di banjar yang sama.

    Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WITA, saat korban KS menghubungi pelaku KGS melalui pesan WhatsApp untuk mengajaknya berpesta miras. KGS kemudian datang ke kediaman KS, di mana mereka minum bersama dua saksi, PK (60) dan KSA (50), serta beberapa rekan lainnya.

    Dalam suasana yang mulai hangat oleh pengaruh alkohol, korban KS diduga melontarkan perkataan yang menyinggung perasaan KGS. Situasi pun memanas, meskipun beberapa orang di lokasi sempat berupaya menenangkan dan meminta agar persoalan tidak diperpanjang. Namun, ketegangan tak mereda. KGS lantas mendatangi KS untuk menanyakan maksud dari ucapan yang dianggapnya menghina.

    Cekcok mulut tak terhindarkan. Teman-teman yang ada di sana sempat meminta KGS untuk pulang. Namun, emosi korban KS justru memuncak. Ia melempar kursi ke arah KGS, meski tidak mengenainya. Tak berhenti di situ, KS juga mengambil botol bir dan diduga mengancam akan membunuh pelaku.

    Mendapat ancaman tersebut, KGS berlari pulang ke rumahnya. Tak berselang lama, ia kembali dengan membawa sebilah pedang jenis samurai. Tanpa pikir panjang, KGS langsung menebas punggung KS satu kali. Aksi brutal itu akhirnya dilerai oleh salah seorang warga, sementara keluarga segera membawa KS ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

    "Akibat insiden ini, korban mengalami luka robek terbuka yang cukup serius di bagian punggungnya. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan terlapor beserta barang bukti pedang samurai ke Polsek Seririt untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Iptu Yohana.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05

    Prabowo Murka Koruptor MBG Tak Beradab

    14-08-2026 - 13.05

    Api Mengganas di Ogan Ilir Petugas Berjibaku

    14-08-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    Nasional 15-08-2026 - 03.05

    zonamerahnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat DPR segera menggeber rapat krusial membahas pembentukan panitia khusus pansus…

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05
    Our Picks

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.