zonamerahnews – Seorang perempuan berinisial S (40) melancarkan aksi nekat dengan membakar sebuah toko emas di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan. Diduga kuat, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membawa kabur perhiasan emas senilai fantastis, mencapai Rp2 miliar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan kronologi kejadian yang mengejutkan ini. Menurutnya, pelaku datang ke toko emas sekitar pukul 13.30 WITA, berpura-pura menjadi pembeli yang serius. "Pelaku datang ke toko emas sekitar pukul 13.30 WITA dengan berpura-pura ingin membeli emas," ujar Arya Perdana kepada awak media, Kamis (12/2).

Setelah beberapa perhiasan emas berhasil dikumpulkan dalam satu wadah, S kemudian beralasan ingin memfoto perhiasan tersebut untuk dikirimkan kepada suaminya. Namun, saat pemilik toko menolak dan mencegah aksinya, perempuan itu tiba-tiba melancarkan aksi pembakaran. Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa S telah mempersiapkan botol air mineral berisi bensin yang sengaja dibawanya dari rumahnya di Bantaeng.
"Begitu api muncul dan suasana menjadi panik, pelaku dengan sigap mengambil emas yang sudah terkumpul dalam wadah tersebut dan berusaha melarikan diri," jelas Arya. Beruntung, kesigapan warga dan orang-orang di sekitar lokasi kejadian membuahkan hasil. Pelaku berhasil diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) sebelum sempat kabur jauh, kemudian diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.
Arya menambahkan, nilai emas yang sempat dikumpulkan pelaku mencapai hampir Rp2 miliar, dengan total berat kurang lebih satu kilogram perhiasan. Emas tersebut terdiri dari berbagai ukuran, termasuk perhiasan seberat 98 gram dan 100 gram. "Emas tersebut sempat dibawa pelaku, namun berkat reaksi cepat, berhasil kami amankan dan telah dikembalikan kepada pemilik toko," tegasnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif di balik aksi nekat S ini diduga kuat karena permasalahan ekonomi dan lilitan utang. Pelaku mengaku beraksi seorang diri. "Dia mengaku nekat melakukan perbuatannya karena terhimpit utang. Saat datang, dia hanya membawa paper bag berisi botol air mineral dan korek api," terang Arya. Saat ini, penyidik dari Polrestabes Makassar masih terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan yang matang dan pasal yang akan dikenakan kepada pelaku. "Masih kami dalami karena kejadiannya baru saja berlangsung," pungkasnya kepada zonamerahnews.com.

