Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terbongkar Misteri Pemblokiran Rekening Botok Pati

    26-08-2026 - 18.05

    Terungkap Prabowo Tanya Korban Gempa NTT Ini Jawabannya

    26-08-2026 - 16.05

    Tersangka Pembubar Ibadah Bebas Mengapa

    26-08-2026 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terbongkar Misteri Pemblokiran Rekening Botok Pati
    • Terungkap Prabowo Tanya Korban Gempa NTT Ini Jawabannya
    • Tersangka Pembubar Ibadah Bebas Mengapa
    • Rendang Ajaib Sumbar Obati Duka Korban Gempa
    • Sosok Penting Era SBY Tutup Usia Mendadak
    • Remaja Superman Lawan Api Hutan Bikin Kagum
    • Menteri Lingkungan Hidup Bongkar Karhutla Kalsel
    • Bandara Hasanuddin Geger Dua Pesawat Tergelincir
    Rabu, 26 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Aksi Panas Mahasiswa Makassar Tuntut Kebijakan Penting
    Nasional

    Aksi Panas Mahasiswa Makassar Tuntut Kebijakan Penting

    15-06-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Aksi Panas Mahasiswa Makassar Tuntut Kebijakan Penting

    zonamerahnews.com – Jalanan utama Makassar mendadak lumpuh Senin lalu saat ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri UIN Alauddin Makassar turun ke jalan. Mereka menggelar unjuk rasa besar-besaran di bawah flyover Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani, menyuarakan serangkaian tuntutan krusial kepada pemerintahan Prabowo Gibran. Para demonstran bahkan menyandera sebuah truk kontainer untuk dijadikan mimbar orasi, sembari membakar ban bekas yang asapnya mengepul di udara.

    Fokus utama aksi ini adalah mendesak pemerintahan baru untuk segera merestrukturisasi kabinet demi efisiensi anggaran negara. Mahasiswa dengan lantang menyuarakan perlunya pemangkasan pos-pos belanja birokrasi yang dianggap tidak produktif. Tujuan mereka jelas menyelamatkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN demi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

    Aksi Panas Mahasiswa Makassar Tuntut Kebijakan Penting
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Program Makan Bergizi Gratis MBG tak luput dari sorotan tajam. Para orator aksi mendesak adanya keterbukaan informasi publik terkait alokasi anggaran program tersebut. Mereka juga menuntut pelibatan penuh petani lokal serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM daerah, guna mencegah potensi monopoli oleh korporasi besar yang bisa merugikan masyarakat.

    Selain itu mahasiswa juga menyoroti pembahasan Undang-Undang Polri yang dinilai tergesa-gesa dan berpotensi merusak sistem demokrasi. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat sipil akademisi dan mahasiswa untuk segera melakukan uji materiil terhadap pasal-pasal bermasalah dalam UU Polri yang baru di Mahkamah Konstitusi. Langkah ini dianggap krusial untuk menyelamatkan ruang demokrasi dan mencegah bahaya represif siber di masa depan.

    Dalam tuntutan ekonominya mahasiswa mendesak Bank Indonesia dan pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan moneter yang agresif demi memperkuat nilai tukar rupiah. Mereka juga meminta pembatasan ketergantungan impor komoditas sekunder guna mencegah badai Pemutusan Hubungan Kerja PHK di sektor industri dalam negeri.

    Penderitaan rakyat kecil akibat kenaikan harga bahan pokok juga menjadi perhatian serius. Mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera menstabilkan harga kebutuhan dasar yang terus melambung. Mereka juga menuntut penghentian liberalisasi harga BBM bersubsidi serta jaminan ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang rasional dan terjangkau bagi masyarakat.

    Di tengah riuhnya aksi pihak kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. AKBP Harry F Aritonang Kabagops Polrestabes Makassar mengonfirmasi bahwa sebanyak 766 personel diterjunkan ke lokasi. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana turut memberikan imbauan. Ia mengingatkan para mahasiswa untuk selalu mengenali rekan-rekan mereka dan tidak mudah terpancing provokasi. Arya juga menekankan pentingnya mewaspadai oknum-oknum penyusup yang berpotensi merusak niat baik demonstrasi.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Terbongkar Misteri Pemblokiran Rekening Botok Pati

    26-08-2026 - 18.05

    Terungkap Prabowo Tanya Korban Gempa NTT Ini Jawabannya

    26-08-2026 - 16.05

    Tersangka Pembubar Ibadah Bebas Mengapa

    26-08-2026 - 13.05

    Rendang Ajaib Sumbar Obati Duka Korban Gempa

    26-08-2026 - 08.05

    Sosok Penting Era SBY Tutup Usia Mendadak

    26-08-2026 - 06.05

    Remaja Superman Lawan Api Hutan Bikin Kagum

    26-08-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Terbongkar Misteri Pemblokiran Rekening Botok Pati

    Nasional 26-08-2026 - 18.05

    zonamerahnews.com – Sebuah teka-teki yang sempat menghebohkan publik terkait penundaan transaksi rekening milik Supriyono alias…

    Terungkap Prabowo Tanya Korban Gempa NTT Ini Jawabannya

    26-08-2026 - 16.05

    Tersangka Pembubar Ibadah Bebas Mengapa

    26-08-2026 - 13.05

    Rendang Ajaib Sumbar Obati Duka Korban Gempa

    26-08-2026 - 08.05
    Our Picks

    Terbongkar Misteri Pemblokiran Rekening Botok Pati

    26-08-2026 - 18.05

    Terungkap Prabowo Tanya Korban Gempa NTT Ini Jawabannya

    26-08-2026 - 16.05

    Tersangka Pembubar Ibadah Bebas Mengapa

    26-08-2026 - 13.05

    Rendang Ajaib Sumbar Obati Duka Korban Gempa

    26-08-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.