Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H
    • Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang
    • Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!
    • Hati-hati Telat Sahur! Jadwal Imsak & Subuh 15 Maret 2026
    • Gawat! Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan, Kasus Pemerasan Terkuak
    Senin, 16 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragedi Cisarua: Ratusan Siswa Keracunan Massal! Apa Penyebabnya?
    Nasional

    Tragedi Cisarua: Ratusan Siswa Keracunan Massal! Apa Penyebabnya?

    14-10-2025 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragedi Cisarua: Ratusan Siswa Keracunan Massal! Apa Penyebabnya?

    zonamerahnews – Ratusan siswa SMPN 1 Cisarua, Bandung Barat, mengalami insiden keracunan massal usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10). Jumlah korban terus bertambah hingga malam hari, mencapai 132 siswa yang menunjukkan gejala keracunan.

    Pantauan zonamerahnews.com di lokasi kejadian, Posko SMPN 1 Cisarua dipenuhi siswa yang mengeluhkan sakit. Beberapa siswa dengan kondisi yang memburuk segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk rumah sakit.

    Tragedi Cisarua: Ratusan Siswa Keracunan Massal! Apa Penyebabnya?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bandung Barat, Lia N. Sukandar, menjelaskan bahwa tim medis telah diterjunkan sejak siang hari untuk memberikan penanganan darurat. "Hingga pukul 20.00 WIB, total ada 132 siswa yang mengalami gejala keracunan. Kami berharap tidak ada penambahan kasus," ungkap Lia di Posko SMPN 1 Cisarua.

    Gejala yang dialami para siswa meliputi mual, pusing, nyeri perut, dan sesak napas. Pasien dengan gejala ringan ditangani di posko sekolah, sementara yang kondisinya lebih parah dirujuk ke rumah sakit. "Kami cukup siap dengan penanganan medis. Oksigen, obat-obatan, dan tenaga medis mencukupi. Kami juga telah menyiapkan rumah sakit rujukan," imbuh Lia.

    Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan yang terdiri dari nasi, ayam, dan tahu untuk diuji di laboratorium. Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab pasti keracunan. "Tim kami sedang melakukan investigasi ke lapangan, termasuk mendatangi dapur penyedia makanan. Laporan lengkap baru akan keluar besok," jelas Lia.

    Mengenai kemungkinan penutupan sementara dapur penyedia MBG, Lia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan daerah. "Kami fokus pada penanganan pasien dulu. Soal penutupan dapur, itu bukan wewenang kami, tapi tentu menunggu hasil investigasi," ujarnya.

    Kabid SMP Dinas Pendidikan Bandung Barat, Edy Syafrudin, mengumumkan bahwa kegiatan belajar di SMPN 1 Cisarua akan dilakukan secara daring pada Rabu (15/10) untuk memberikan waktu pemulihan bagi siswa. "Pembelajaran dilakukan daring satu hari dulu sambil melihat perkembangan kondisi para siswa," kata Edy.

    Terkait program MBG, Edy menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung pelaksanaannya karena merupakan program pemerintah yang baik. "Kita tetap mendukung MBG, hanya saja pengawasannya harus lebih diperketat agar ke depan tidak terjadi hal serupa," pungkasnya. zonamerahnews.com akan terus memantau perkembangan kasus keracunan massal ini dan memberikan informasi terbaru kepada publik.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05

    15-03-2026 - 13.05

    15-03-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 16-03-2026 - 08.05

    Jalur Mudik Tangerang-Merak Siaga! 3 Titik Ini Ancam Macet Parah! zonamerahnews – Tiga pasar tumpah…

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    Our Picks

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.