zonamerahnews.com – Aksi brutal bentrokan antar kelompok pemuda di Jalan Kakatua II Kecamatan Mamajang Makassar berakhir tragis dengan satu korban jiwa dan seorang perwira polisi yang terluka. Insiden berdarah yang terjadi pada Rabu malam ini melibatkan dua kelompok pemuda dari lorong yang berbeda yang saling serang menggunakan batu hingga senjata tajam.
Ketegangan memuncak saat kedua kubu saling membalas serangan menggunakan busur panah di tengah kegelapan malam. Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda yang tengah berupaya membubarkan kericuhan justru menjadi sasaran hingga terkena anak panah di bagian betis kanannya. Ia segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jaffar Ahmad mengonfirmasi bahwa bentrokan ini telah merenggut nyawa seorang pria bernama Iwan Aziz. Korban tewas setelah terkena hantaman anak panah tepat di bagian dada kiri dan leher. Polisi menduga aksi saling serang ini dipicu oleh dendam lama antar warga namun penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan.
Di sisi lain kepolisian juga tengah memperketat pengamanan di wilayah zona merah Makassar. Dalam operasi terpisah di Kecamatan Tallo dan Bontoala petugas berhasil mengamankan 27 orang beserta barang bukti berupa senjata tajam dan paket sabu. Pihak kepolisian kini tengah mendalami keterkaitan antara penyalahgunaan narkoba dengan maraknya aksi tawuran yang meresahkan warga tersebut.

