Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05

    Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas

    01-11-2026 - 16.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh
    • Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD
    • Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas
    • Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa
    • Niat Cek Karhutla Menhut Malah Temukan Ilegal Logging
    • Gerebek Kampung Bahari Puluhan Orang Diciduk
    • Raffi Ahmad Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi
    • Geger Putusan MA Soal Ijazah Gibran
    Minggu, 1 November 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD
    Nasional

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    zonamerahnews.com – Keputusan mendadak Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan untuk memutasi tujuh personel Satresnarkoba memicu polemik panas di tengah masyarakat. Langkah ini diambil tak lama setelah tim tersebut berhasil membongkar pesta narkoba yang melibatkan tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra di sebuah hotel kawasan Ketintang Surabaya.

    Berdasarkan surat telegram resmi nomor ST/309/X/KEP/2026, tujuh anggota polisi tersebut mengalami pergeseran jabatan secara signifikan. Beberapa perwira seperti Iptu Kevin Asshabul Kahfi dan Ipda Andri Kiki kini harus berpindah tugas ke Polsek, sebuah penurunan jenjang jabatan yang memicu tanda tanya besar. Tak hanya perwira, sejumlah bintara yang terlibat langsung dalam penggerebekan tersebut juga ikut digeser ke wilayah lain.

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Fenomena mutasi ini mendapat sorotan tajam dari Indonesia Police Watch (IPW). Sugeng Teguh Santoso selaku Ketua IPW mencurigai adanya intervensi dari pihak luar yang merasa tidak nyaman dengan terungkapnya kasus narkoba yang melibatkan pejabat publik tersebut. Menurutnya, jika tidak ditemukan pelanggaran prosedur dalam penangkapan, maka mutasi ini dianggap tidak wajar dan mencederai semangat pemberantasan narkoba yang sedang digalakkan Kapolri.

    IPW mendesak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko untuk segera mengevaluasi keputusan tersebut. Hal ini dinilai penting guna memastikan bahwa proses mutasi murni untuk pengembangan karier, bukan sebagai bentuk tekanan politik atau upaya menutupi rasa malu institusi akibat kasus yang terpublikasi luas.

    Kasus ini bermula saat polisi menggerebek sebuah kamar hotel pada Senin dini hari. Dalam penggerebekan tersebut, tiga legislator dari fraksi Gerindra yakni ARR (DPRD Situbondo), ADR (DPRD Banyuwangi), dan UAM (DPRD Kabupaten Malang) bersama lima orang lainnya tertangkap tangan. Polisi menyita berbagai barang bukti mulai dari sabu, ekstasi, hingga alat hisap.

    Hasil tes urine mengonfirmasi bahwa seluruh orang yang terlibat positif mengonsumsi narkotika. Menanggapi skandal ini, DPD Gerindra Jawa Timur telah mengambil langkah tegas dengan merekomendasikan pemecatan terhadap ketiga anggota DPRD tersebut karena dianggap melanggar konstitusi partai.

    Hingga saat ini, pihak Polrestabes Surabaya masih menutup diri dari konfirmasi mendalam terkait alasan di balik mutasi mendadak para anggotanya tersebut. Sementara itu, Polda Jatim menyatakan akan menyerahkan penjelasan sepenuhnya kepada pihak Polrestabes Surabaya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas

    01-11-2026 - 16.35

    Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa

    01-11-2026 - 16.05

    Niat Cek Karhutla Menhut Malah Temukan Ilegal Logging

    01-11-2026 - 13.35

    Gerebek Kampung Bahari Puluhan Orang Diciduk

    01-11-2026 - 13.05

    Raffi Ahmad Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi

    01-11-2026 - 08.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    Nasional 01-11-2026 - 18.36

    zonamerahnews.com – Dunia maya tengah diguncang oleh polemik penggunaan jaket almamater Universitas Bina Sarana Informatika…

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05

    Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas

    01-11-2026 - 16.35

    Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa

    01-11-2026 - 16.05
    Our Picks

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05

    Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas

    01-11-2026 - 16.35

    Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa

    01-11-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.