zonamerahnews.com – Upaya memadamkan kobaran api di hutan dan lahan Indonesia mendapat angin segar dari negara tetangga. Pemerintah Malaysia secara resmi telah melayangkan tawaran bantuan armada udara guna memperkuat operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang tengah terjadi di tanah air.
Langkah diplomasi ini terungkap dalam pertemuan strategis antara Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi dengan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Muzafar Shah Mustafa di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Malaysia tidak main-main dengan menawarkan dukungan teknis yang cukup signifikan untuk membantu Indonesia.

Bantuan yang ditawarkan mencakup satu unit pesawat amfibi canggih tipe CL-415MP serta satu helikopter Mi-171. Tak hanya armada udara, Malaysia juga siap mengirimkan 44 personel ahli yang terdiri dari awak pesawat hingga teknisi berpengalaman untuk memastikan operasi berjalan lancar.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa tawaran ini merupakan bentuk penjajakan kerja sama antarnegara untuk menunjang efektivitas penanganan bencana di lapangan. Saat ini Indonesia sendiri tengah mengerahkan kekuatan besar yang melibatkan puluhan ribu personel darat dan puluhan armada udara untuk menjinakkan api.
Selain bantuan fisik berupa pesawat dan helikopter, kedua negara juga tengah mendalami kolaborasi di sektor teknologi tinggi. Fokus kerja sama ini mencakup sistem deteksi dini, analisis data bencana, hingga riset inovasi strategi pemadaman yang lebih efektif.
BNPB akan segera melakukan koordinasi teknis lebih lanjut dengan Agensi Pengurusan Bencana Negara atau NADMA Malaysia melalui fasilitasi Kementerian Luar Negeri. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan logistik, prosedur keselamatan penerbangan, hingga antisipasi kendala jarak pandang akibat asap tebal. Meski menerima dukungan internasional, BNPB menegaskan bahwa kendali penuh atas seluruh operasi penanggulangan bencana tetap berada di tangan Pemerintah Indonesia.

