zonamerahnews.com – Ada candaan unik yang terlontar dari mulut Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Dalam sebuah kesempatan resmi, pria yang akrab disapa SBY ini melontarkan selorohan menarik yang menghubungkan kondisi kesehatan Presiden Prabowo Subianto dengan stabilitas ekonomi nasional.
Saat menyampaikan orasi ilmiah dalam perayaan Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad, SBY sempat menyinggung soal kondisi kesehatannya yang sedang mengalami batuk ringan. Namun, ia justru menarik perhatian publik saat mulai membawa nama Presiden Prabowo dalam gurauannya.

SBY menyebutkan bahwa jika Presiden Prabowo mengalami batuk yang keras, hal tersebut bisa berdampak fatal pada pasar keuangan. Ia berkelakar bahwa nilai tukar rupiah dan harga saham bisa merosot tajam jika sang presiden batuk terlalu keras. Meski hanya sebuah candaan, pernyataan ini sontak memicu rasa penasaran publik.
"Kalau yang batuk Pak Prabowo hati-hati kalau batuknya keras nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh," ujar SBY di hadapan para audiens.
Di balik gurauan tersebut, SBY tetap menyampaikan pesan mendalam agar kesehatan Presiden Prabowo selalu terjaga. Ia berharap pemimpin negara tersebut selalu dalam kondisi prima agar dapat menjalankan roda pemerintahan dengan optimal.
Perlu diketahui bahwa keluarga besar SBY memiliki peran strategis dalam pemerintahan mendatang. Melalui Partai Demokrat yang merupakan bagian dari koalisi pendukung, putra sulungnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono telah dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam kabinet Prabowo-Gibran.

