Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pramono Belajar Strategi Hunian dari New York

    03-10-2026 - 06.35

    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi

    03-10-2026 - 06.05

    Rahasia Advokat Hebat Terkuak Kolaborasi Peradi UI

    03-10-2026 - 03.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pramono Belajar Strategi Hunian dari New York
    • Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi
    • Rahasia Advokat Hebat Terkuak Kolaborasi Peradi UI
    • Agum Gumelar Ungkap Strategi Jitu Prabowo
    • Jatim Darurat ISPA Angka Mengerikan Tembus 200 Ribu
    • Terbongkar! Sindikat Bobol Kartu Kredit di MRT
    • Kisah Pilu Bocah SD Pemalang Tewas Dibully Kakak Kelas
    • Tongkat Komando Polri Berpindah Tangan Ini Maknanya
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi
    Nasional

    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi

    03-10-2026 - 06.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi

    zonamerahnews.com – Pulau Dewata kembali menjadi sorotan. Sebanyak 177 warga negara asing (WNA) harus berurusan dengan hukum imigrasi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar Bali sepanjang tahun 2026 ini. Angka fantastis ini terungkap dari data per 1 Januari hingga 30 September 2026 yang dirilis oleh Kepala Rudenim Denpasar Teguh Mentalyadi.

    Dari total WNA yang diamankan, sebanyak 143 orang telah berhasil dipulangkan ke negara asalnya atau dideportasi. Sementara itu, tujuh deteni lainnya telah dipindahkan ke fasilitas lain. Puncak penanganan terjadi pada April 2026, di mana Rudenim Denpasar mencatat 28 penahanan baru dan 29 deportasi hanya dalam kurun waktu satu bulan.

    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Teguh menjelaskan bahwa Rudenim Denpasar memiliki cakupan wilayah kerja yang luas, meliputi Bali dan Nusa Tenggara Barat. Para deteni yang ditampung berasal dari berbagai kantor imigrasi di kedua provinsi tersebut. Lama waktu penahanan bervariasi, mengingat setiap individu memiliki latar belakang dan tantangan yang berbeda-beda.

    Proses pemulangan WNA ke negara asal seringkali menghadapi sejumlah hambatan. Salah satu kendala utama adalah biaya tiket pesawat. Tidak semua WNA mampu menanggung sendiri ongkos kepulangannya. Dalam situasi demikian, pihak Rudenim berupaya mencari solusi pembiayaan, baik melalui keluarga atau kerabat deteni, koordinasi dengan perwakilan negara asing seperti kedutaan besar atau konsulat, maupun bantuan dari penjamin atau sponsor.

    Selain masalah biaya, tantangan lain meliputi status kewarganegaraan yang belum terverifikasi sehingga dokumen perjalanan tidak dapat diterbitkan. Ketersediaan dokumen perjalanan yang tidak valid atau habis masa berlakunya juga menjadi penghambat. Pertimbangan medis atau kelayakan perjalanan deteni turut mempengaruhi jadwal deportasi. Bahkan, pemulangan bisa tertunda jika WNA tersebut masih diperlukan dalam proses penyelidikan, penyidikan, atau persidangan oleh aparat penegak hukum.

    Namun, pada dasarnya, jika semua persyaratan telah terpenuhi—mulai dari biaya, status kewarganegaraan, kelengkapan dokumen perjalanan, kondisi kesehatan yang memungkinkan, hingga tidak lagi terlibat dalam proses hukum—maka proses deportasi akan segera dilaksanakan tanpa penundaan.

    Lebih lanjut, dari 177 WNA yang ditahan, mayoritas berasal dari Nigeria, Pakistan, dan Rusia. Pelanggaran paling dominan yang mereka lakukan adalah melewati batas izin tinggal atau overstay. Selain itu, ada juga kasus terkait gangguan ketertiban umum dan mereka yang baru saja menyelesaikan masa hukuman di lembaga pemasyarakatan. Rudenim sendiri berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi para pelanggar keimigrasian sebelum mereka menjalani proses pemulangan ke negara asal.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Pramono Belajar Strategi Hunian dari New York

    03-10-2026 - 06.35

    Rahasia Advokat Hebat Terkuak Kolaborasi Peradi UI

    03-10-2026 - 03.35

    Agum Gumelar Ungkap Strategi Jitu Prabowo

    03-10-2026 - 03.05

    Jatim Darurat ISPA Angka Mengerikan Tembus 200 Ribu

    02-10-2026 - 22.35

    Terbongkar! Sindikat Bobol Kartu Kredit di MRT

    02-10-2026 - 22.05

    Kisah Pilu Bocah SD Pemalang Tewas Dibully Kakak Kelas

    02-10-2026 - 18.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Pramono Belajar Strategi Hunian dari New York

    Nasional 03-10-2026 - 06.35

    zonamerahnews.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya tengah mendalami berbagai…

    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi

    03-10-2026 - 06.05

    Rahasia Advokat Hebat Terkuak Kolaborasi Peradi UI

    03-10-2026 - 03.35

    Agum Gumelar Ungkap Strategi Jitu Prabowo

    03-10-2026 - 03.05
    Our Picks

    Pramono Belajar Strategi Hunian dari New York

    03-10-2026 - 06.35

    Bali Geger Ratusan WNA Ditahan Nigeria Mendominasi

    03-10-2026 - 06.05

    Rahasia Advokat Hebat Terkuak Kolaborasi Peradi UI

    03-10-2026 - 03.35

    Agum Gumelar Ungkap Strategi Jitu Prabowo

    03-10-2026 - 03.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.