Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.35

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.05

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi
    • Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi
    • Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh
    • Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD
    • Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas
    • Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa
    • Niat Cek Karhutla Menhut Malah Temukan Ilegal Logging
    • Gerebek Kampung Bahari Puluhan Orang Diciduk
    Senin, 2 November 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Gempa NTT Menggila Ribuan Rumah Jadi Puing
    Nasional

    Gempa NTT Menggila Ribuan Rumah Jadi Puing

    18-08-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Gempa NTT Menggila Ribuan Rumah Jadi Puing

    zonamerahnews.com – Nusa Tenggara Timur diterjang bencana dahsyat. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah ini pada Sabtu lalu telah menyisakan duka mendalam dan ribuan bangunan hancur. Laporan terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB mengungkap skala kerusakan masif, dengan Kabupaten Ngada menjadi wilayah paling parah terdampak. Hingga Senin, jumlah korban meninggal dunia telah melonjak menjadi 68 jiwa, sementara 213 lainnya mengalami luka-luka.

    Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa tim di lapangan terus memperbarui data kerusakan. Di Kabupaten Nagekeo, tercatat 116 unit rumah hancur total, 6 unit rusak sedang, dan 42 unit mengalami kerusakan ringan. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Ende dengan 108 rumah rusak berat, 85 rusak sedang, dan 268 rusak ringan.

    Gempa NTT Menggila Ribuan Rumah Jadi Puing
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kabupaten Manggarai tidak luput dari amukan gempa, di mana 761 unit rumah luluh lantak, 76 unit rusak signifikan, dan 147 unit mengalami kerusakan minor. Sementara itu, di Manggarai Timur, 23 rumah rusak berat, 15 rusak sedang, dan 11 rusak ringan. Kabupaten Manggarai Barat juga mencatat angka tinggi dengan 481 rumah hancur, 202 rusak sedang, dan 231 rusak ringan. Namun, Kabupaten Ngada menjadi yang terparah, dengan total 1.796 unit rumah terdampak, dan BPBD setempat masih terus melakukan verifikasi tingkat kerusakan. Di Kabupaten Sikka, 145 rumah rusak berat, 16 rusak sedang, dan 12 rusak ringan.

    Tidak hanya rumah warga, hantaman gempa juga merusak sejumlah fasilitas publik vital. Bangunan tempat ibadah, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, perkantoran, hingga akses jalan ikut porak-poranda.

    Meskipun tidak ada laporan warga yang hilang, tim SAR gabungan tetap bersiaga penuh di lokasi bencana. Sebanyak 63 personel Basarnas dan 1.799 potensi SAR dikerahkan, dengan fokus utama di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Pelayanan medis darurat juga terus diupayakan sejak awal kejadian, bahkan pos komando berencana mengoperasikan rumah sakit lapangan untuk menjangkau lebih banyak warga.

    Data dari Pos Pendamping Nasional menunjukkan bahwa gempa susulan telah terjadi sebanyak 1.576 kali, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG melaporkan 54 gempa susulan di antaranya dirasakan oleh warga. Aktivitas gempa masih berfluktuasi, dan pola peluruhan belum terlihat jelas, diperkirakan kondisi akan mulai stabil dalam 2 hingga 3 minggu ke depan.

    Sebagai respons cepat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah memberlakukan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi selama 14 hari, terhitung mulai 15 hingga 28 Agustus.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.35

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.05

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05

    Lahan Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas

    01-11-2026 - 16.35

    Aceh Barat Terendam Banjir 12 Desa

    01-11-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    Nasional 01-11-2026 - 22.35

    zonamerahnews.com – Suasana sore yang tenang di Jalan Cut Mutia Bekasi mendadak berubah menjadi mencekam…

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.05

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05
    Our Picks

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.35

    Tragedi Maut Truk Molen Hantam Halte Bekasi

    01-11-2026 - 22.05

    Skandal Almamater UBSI di Bundaran HI Heboh

    01-11-2026 - 18.36

    Skandal Mutasi Polisi Usai Gerebek Anggota DPRD

    01-11-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.