zonamerahnews.com – Isu panas mengenai dugaan seratus lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG fiktif di Kabupaten Cilacap yang dilontarkan Plt Bupati Ammy Amalia Fatma Surya kini mendapat bantahan tegas. Koordinator Wilayah SPPG Cilacap Yuda Prasetyo dengan lugas menepis tudingan tersebut menegaskan bahwa tidak ada satu pun titik dapur program Makan Bergizi Gratis MBG yang bersifat fiktif di wilayahnya.
Menurut Yuda lokasi-lokasi yang menjadi sorotan itu sebenarnya sudah terdata dan berada dalam fase persiapan serta pembangunan. Ia menekankan bahwa statusnya belum operasional bukan berarti tidak ada. Istilah fiktif dinilai tidak tepat karena seluruh titik yang tercatat memang nyata keberadaannya hanya saja belum sepenuhnya siap beroperasi.

Menanggapi klaim yang lebih sensasional tentang keberadaan SPPG di hutan dan area pemakaman Yuda memastikan bahwa tidak ada dapur MBG yang didirikan di kuburan. Ia menjelaskan bahwa lokasi di hutan mengacu pada daerah pelosok dan terpencil di bagian barat Cilacap yang memang masih banyak. Namun bukan berarti dibangun di tengah hutan belantara melainkan di wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
Data internal Korwil SPPG menunjukkan bahwa total titik yang terdaftar di Kabupaten Cilacap mencapai sekitar tiga ratus lokasi. Dari jumlah tersebut mayoritas atau sekitar 220 titik telah beroperasi penuh sementara 114 lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Yuda mengakui adanya beberapa proyek pembangunan SPPG yang melewati target waktu 45 hari sejak Surat Perintah Kerja SPK diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional BGN. Keterlambatan ini disebutnya bisa dipicu oleh berbagai faktor teknis maupun kendala administratif yang belum diketahui secara rinci. Lokasi-lokasi yang belum beroperasi ini tersebar merata di seluruh 24 kecamatan di Cilacap.

