zonamerahnews.com – Seorang pria bernama Aditya Pratama Putra akhirnya angkat bicara setelah dirinya disangka mirip Taufik Hidayat sosok yang diduga kuat melakukan penyiksaan serta penyekapan terhadap YTR 29 tahun di sebuah kamar kos wilayah Cileunyi Kabupaten Bandung Jawa Barat Klarifikasi ini Aditya sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya @aditya.peratama Ia juga menuliskan permohonan khusus kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang kini menggelar sayembara penangkapan Taufik
Aditya memohon perlindungan Dedi Mulyadi karena sayembara hadiah uang tunai untuk penemuan pelaku membuatnya khawatir Ia takut diamuk massa di jalanan dan meminta video klarifikasinya disebarkan agar kesalahpahaman tidak berlanjut

Dalam rekaman videonya Aditya menceritakan sempat diincar beberapa bapak-bapak yang meliriknya karena mengira dirinya adalah Taufik Ia menegaskan dirinya bukan Taufik Hidayat dan berasal dari Soreang Kabupaten Bandung
Aditya mengklarifikasi bahwa ia bukan Taufik Hidayat seperti yang terlihat di foto meski ia mengakui ada sedikit kemiripan fisik namun itu bukan dirinya Ia bahkan mengaku terlalu lembut untuk melakukan kekerasan jangankan menganiaya wanita seekor semut di tangannya pun hanya ditiup bukan ditepuk apalagi menepuk nyamuk ia akan memikirkan nasib anak-anaknya Jadi ia bukan tipe orang psikopat seperti yang dituduhkan
Aditya juga meminta aparat kepolisian serta seluruh masyarakat Indonesia khususnya Bandung dan sekitarnya agar tidak lagi mengira dirinya sebagai Taufik Hidayat jika melihatnya di jalan
Sebelumnya seorang perempuan berinisial YTR diduga kuat dianiaya dan disekap kekasihnya Taufik Hidayat selama tiga tahun di kamar kosnya di Cileunyi Kabupaten Bandung Jawa Barat Akibat perbuatan keji itu korban YTR 29 tahun mengalami luka berat Ia tidak bisa melihat secara normal bibirnya sumbing sulit berbicara dan tidak bisa berjalan
Kasus dugaan penganiayaan ini telah dilaporkan pihak keluarga korban ke Polda Jawa Barat pada Jumat 12 Juni 2026 Kakak korban Melanie Silviani menyebut adiknya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin RSHS Kota Bandung
Polisi telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai buronan dalam kasus ini Sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengumumkan sayembara untuk mempercepat pencarian terhadap Taufik Hidayat
Dedi Mulyadi menawarkan hadiah sebesar Rp250 juta bagi siapa saja yang mampu memberikan informasi akurat mengenai keberadaan buronan tersebut kepada aparat atau membantu hingga Taufik berhasil diamankan Ia mengajak masyarakat Jawa Barat dan seluruh warga Indonesia untuk berpartisipasi membantu aparat menemukan terduga pelaku Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum serta memberikan keadilan bagi korban
Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya menyerukan kepada seluruh warga untuk bersama-sama membantu mencari pelaku Siapa pun yang mengetahui keberadaannya diminta segera menginformasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap

