Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kalsel Membara Hotspot Karhutla Melonjak Drastis

    24-08-2026 - 06.05

    Pengemudi Mabuk Teror Jalanan Surabaya Satu Tewas

    24-08-2026 - 03.05

    Papua Tengah Mencekam Ribuan Titik Api Membara

    23-08-2026 - 22.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kalsel Membara Hotspot Karhutla Melonjak Drastis
    • Pengemudi Mabuk Teror Jalanan Surabaya Satu Tewas
    • Papua Tengah Mencekam Ribuan Titik Api Membara
    • TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel
    • 72 Dalang Kebakaran Hutan Terbongkar Modus Sawit
    • Ancaman Asap Karhutla Jutaan Warga Terpapar ISPA Meroket
    • Papua Tengah Siaga Darurat Ratusan Titik Api
    • Prabowo Resmikan LRT Jakarta Ini Tanggalnya
    Senin, 24 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    28-05-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Heboh Kurban APBN! MUI: Logikanya Sama Bantuan Sembako!

    zonamerahnews – Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas menyatakan bahwa pengadaan hewan kurban oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak menimbulkan persoalan dalam tinjauan hukum Islam. Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, menjelaskan bahwa mekanisme ini memiliki kesamaan filosofis dengan program bantuan sosial lainnya yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Ini serupa dengan dana Bantuan Presiden (Banpres) yang diwujudkan dalam bentuk sembako, kemudian didistribusikan kepada masyarakat luas," terang Niam Sholeh dalam keterangan resminya, Rabu (27/5). Ia menambahkan, "Logikanya sama, hewan kurban ini tidak diperuntukkan konsumsi pribadi Presiden, melainkan langsung disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia untuk kemaslahatan umat."

    Niam Sholeh lebih lanjut menggarisbawahi bahwa dalam konteks kenegaraan modern, APBN berfungsi sebagai representasi Baitul Mal kontemporer. "APBN saat ini bertindak sebagai Baitul Mal modern, sehingga kurban yang berasal dari negara ini murni ditujukan untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas. Secara syar’i, tidak ada masalah," tegasnya.

    Menurutnya, model pengadaan hewan kurban semacam ini juga memiliki landasan fikih yang kokoh dalam sejarah peradaban Islam. Merujuk pada Hadis Riwayat Imam Bukhari, Niam menjelaskan bahwa seorang pemimpin atau imam disunahkan untuk membeli hewan kurban melalui Baitul Mal atau kas negara, menunjukkan adanya preseden historis yang kuat.

    Untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, Presiden Prabowo Subianto diketahui menyalurkan total 1.098 ekor sapi kurban. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengonfirmasi bahwa dana pembelian hewan-hewan kurban tersebut berasal dari APBN, khususnya melalui anggaran bantuan presiden untuk kemasyarakatan, dengan estimasi nilai mencapai sekitar Rp100 miliar.

    Juri Ardiantoro menambahkan bahwa seluruh sapi kurban yang disalurkan Presiden berasal dari peternak lokal. Sapi-sapi tersebut merupakan jenis premium dengan bobot bervariasi, mulai dari 800 kilogram hingga mencapai 1,3 ton. Jenis-jenis sapi yang didistribusikan meliputi Simmental, Limousin, Peranakan Ongole (PO), Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais. Harga setiap sapi disesuaikan berdasarkan bobot dan lokasi pengiriman di masing-masing daerah.

    "Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden. Harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," pungkas Juri, dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5).


    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Kalsel Membara Hotspot Karhutla Melonjak Drastis

    24-08-2026 - 06.05

    Pengemudi Mabuk Teror Jalanan Surabaya Satu Tewas

    24-08-2026 - 03.05

    Papua Tengah Mencekam Ribuan Titik Api Membara

    23-08-2026 - 22.05

    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel

    23-08-2026 - 18.05

    72 Dalang Kebakaran Hutan Terbongkar Modus Sawit

    23-08-2026 - 16.05

    Ancaman Asap Karhutla Jutaan Warga Terpapar ISPA Meroket

    23-08-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Kalsel Membara Hotspot Karhutla Melonjak Drastis

    Nasional 24-08-2026 - 06.05

    zonamerahnews.com – Kalimantan Selatan kembali dihadapkan pada ancaman serius kebakaran hutan dan lahan karhutla Data…

    Pengemudi Mabuk Teror Jalanan Surabaya Satu Tewas

    24-08-2026 - 03.05

    Papua Tengah Mencekam Ribuan Titik Api Membara

    23-08-2026 - 22.05

    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel

    23-08-2026 - 18.05
    Our Picks

    Kalsel Membara Hotspot Karhutla Melonjak Drastis

    24-08-2026 - 06.05

    Pengemudi Mabuk Teror Jalanan Surabaya Satu Tewas

    24-08-2026 - 03.05

    Papua Tengah Mencekam Ribuan Titik Api Membara

    23-08-2026 - 22.05

    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel

    23-08-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.