zonamerahnews – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya membuka suara terkait isi rapat kerja maraton yang dipimpin Presiden RI terpilih Prabowo Subianto. Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4) itu, menurut Prasetyo, menjadi ajang bagi Prabowo untuk menyampaikan arahan krusial sekaligus apresiasi kepada jajaran eksekutif dan pemerintahan.
Prasetyo menuturkan, dalam kesempatan tersebut, Prabowo tidak hanya memberikan panduan strategis, tetapi juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh elemen pemerintahan. Ia menggarisbawahi pencapaian signifikan yang telah diraih, yang menjadi fondasi penting untuk kepemimpinan mendatang.

Lebih lanjut, Mensesneg Prasetyo mengungkapkan inti dari arahan Prabowo yang menekankan pentingnya peningkatan kinerja. "Kita harus sama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, dan yang terpenting, kurangi kebocoran," tegas Prasetyo mengutip pernyataan Prabowo. Penekanan pada pengurangan kebocoran ini menjadi sorotan utama, mengindikasikan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.
Selain itu, agenda strategis pemerintah ke depan juga mencakup upaya mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan. "Kita ingin mencapai keberhasilan komoditas pangan semua selain beras, termasuk protein. Protein salah satunya adalah yang berbasis dasar ikan," jelas Prasetyo, menunjukkan visi jangka panjang untuk ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif.
Arahan-arahan ini diharapkan menjadi panduan bagi seluruh jajaran eksekutif untuk bekerja lebih optimal dalam mewujudkan visi pembangunan yang telah dicanangkan di bawah kepemimpinan baru.
