zonamerahnews – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang dikelola oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang pada Sabtu (29/11) sore. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diproduksi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sidak tersebut, Wakapolri didampingi langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko. Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap operasional SPPG. Ia mengingatkan agar seluruh produk makanan yang dihasilkan harus segar dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi keracunan dan memastikan manfaat optimal bagi penerima, yang mayoritas adalah pelajar, bayi, balita, dan ibu hamil.

Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa standar operasional SPPG harus dipatuhi dengan ketat. Pengawasan yang intensif diperlukan untuk meminimalisir risiko dampak negatif, seperti keracunan makanan.
Polda NTT menargetkan pembangunan 28 SPPG atau dapur umum, terdiri dari 12 titik SPPG reguler dan 16 titik di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) untuk mendukung program MBG. Wakapolri berharap, pelayanan MBG di NTT dapat memutus rantai stunting dan menekan angka kasusnya di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri juga berdialog langsung dengan para relawan, ahli gizi, dan anggota Polri yang bertugas di SPPG. Dialog ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan memastikan kelancaran operasional dapur umum tersebut.

