zonamerahnews.com – Aksi keji yang dilakukan Dwi Bagus Martono terhadap istri siri dan anak tirinya kini mengungkap tabir yang sangat mengerikan. Ternyata pria berinisial DB ini tidak bekerja sendirian dalam merancang maut melainkan memanfaatkan kecerdasan buatan atau ChatGPT untuk menyusun skenario pembunuhan yang sangat rapi
Penyidik Polda Jawa Timur menemukan fakta mengejutkan bahwa tersangka telah merencanakan aksi sadis ini sejak satu minggu sebelum eksekusi dilakukan Berdasarkan bukti digital di ponsel tersangka ia menggunakan teknologi AI untuk mempelajari teknik mencekik manusia hingga menyusun skenario jawaban palsu agar tidak terjebak saat diinterogasi polisi

Tidak berhenti di situ DB juga menggunakan bantuan AI untuk mempelajari penggunaan zat kimia guna melarutkan jasad korban dalam drum sebagai alternatif jika metode pembakaran gagal Ia bahkan sudah menyiapkan drum dan bahan kimia tersebut jauh sebelum aksi berdarah itu terjadi
Modus operandi yang digunakan sangat tidak manusiawi tersangka mencekik membakar hingga menggiling sisa jasad korban menggunakan mesin untuk menghilangkan jejak sebelum akhirnya membuang material tersebut ke sungai Motif utama di balik aksi brutal ini diduga kuat karena tekanan ekonomi yang memicu pertengkaran terus menerus antara tersangka dan korban
Polisi juga mengoreksi keterangan tersangka mengenai lokasi pembunuhan anak korban yang baru berusia empat tahun yang sebelumnya diklaim terjadi di dalam mobil ternyata eksekusi dilakukan di ruang tamu rumah orang tua tersangka dan jasadnya sempat disimpan selama dua hari di sana
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup akibat tindakan pembunuhan berencana yang sangat terstruktur ini

