zonamerahnews.com – Badai korupsi kembali mengguncang Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat menjadwalkan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pejabat tinggi daerah pada Jumat hari ini. Fokus utama penyidikan kali ini menyasar Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi yang dijadwalkan memberikan keterangan di Mapolres Bogor Cibinong.
Langkah ini merupakan upaya penjadwalan ulang setelah sebelumnya yang bersangkutan berhalangan hadir. Kasus yang tengah diusut oleh lembaga antirasuah ini berkaitan dengan dugaan praktik lancung pemotongan upah pungut pajak serta retribusi daerah. Tak hanya itu skandal pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor juga menjadi sorotan tajam penyidik.

Selain sang Wakil Bupati sejumlah nama penting lainnya juga masuk dalam daftar saksi yang harus berhadapan dengan penyidik. Sekretaris Daerah Bogor Ajat Rochmat Jatnika turut dipanggil bersama Inspektur Daerah sekaligus Kepala Bappenda Arif Rahman. Tak ketinggalan staf Bappenda Sesilia Windy serta ADC Bupati Bogor Gilang Windu juga akan dimintai keterangan.
Pemilihan lokasi pemeriksaan di Mapolres Bogor dilakukan guna memastikan efektivitas proses pengambilan data dan informasi penting. Sebelumnya KPK juga telah memanggil Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam rangkaian kasus yang sama.
Hingga saat ini KPK masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan umum yang berarti proses pencarian dan penetapan tersangka masih terus berjalan. Pihak KPK menegaskan belum bisa membocorkan identitas tersangka maupun detail konstruksi perkara secara menyeluruh demi kelancaran penyidikan yang tengah berlangsung.

