zonamerahnews.com – Kota Pahlawan berduka Minggu sore sebuah insiden kebakaran tragis merenggut nyawa dua bocah kakak beradik di kawasan Simorejo Surabaya. Keduanya ditemukan tak bernyawa terkunci rapat dari luar di dalam kamar mereka saat api melahap rumah. Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalan Simorejo Gang 16 Nomor 4 Kelurahan Simomulyo Kecamatan Sukomanunggal.
Kepanikan melanda warga Simorejo sekitar pukul 15.30 WIB ketika kepulan asap tebal tiba-tiba membumbung dari atap sebuah rumah memecah ketenangan sore itu. Teriakan minta tolong segera menggema dan warga setempat sigap berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Wawan seorang saksi mata menuturkan warga awalnya melihat asap di bagian atap sebelum berteriak meminta bantuan.

Rumah nahas tersebut diketahui milik Moch Kayis Khabibullah. Saat kejadian sang pemilik rumah dan istrinya sedang melayat meninggalkan dua putra mereka Kaffa Bihi Abdillah berusia 7 tahun dan Khotibul Umam 5 tahun di dalam rumah. Tragisnya kedua bocah itu berada di dalam kamar yang terkunci dari luar dengan rantai sebuah fakta yang diungkapkan Wawan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani menjelaskan laporan kebakaran diterima pihaknya pukul 15.38 WIB. Tak sampai semenit kemudian tepatnya pukul 15.39 WIB tim pemadam kebakaran langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian pada pukul 15.44 WIB. DPKP Surabaya mengerahkan empat unit mobil tempur dan lima unit tim penyelamat termasuk dari Pos TVRI dan Rayon 1 Pasar Turi.
Setibanya di lokasi tim penyelamat segera melakukan pembasahan karena api di kamar sudah padam namun tembok masih terasa panas. Petugas kemudian memasuki rumah untuk memastikan kondisi dan mencari kemungkinan adanya penghuni yang terjebak. Saat itulah petugas bersama warga menemukan Kaffa dan Khotibul dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar. Laksita dalam laporannya menyebut pintu kamar terkunci dengan rantai yang dikaitkan pada sisi pintu dan tembok.
Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik dari exhaust kipas angin di kamar yang kemudian merambat ke kasur hingga api membesar. Informasi mengenai kondisi kedua korban sontak membuat warga sekitar histeris menyaksikan proses evakuasi jenazah. Ambulans disiagakan untuk membawa kedua korban. Penanganan insiden ini melibatkan berbagai instansi mulai dari DPKP BPBD Posko Terpadu Dukuh Pakis Puskesmas Simomulyo hingga Polsek Sukomanunggal dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

