zonamerahnews.com – Mencekamnya situasi di tengah lautan menyelimuti perjalanan Kapal Virgo Transport 8. Kapal pengangkut barang yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ini dilaporkan sempat mengalami kemiringan ekstrem usai diterjang cuaca buruk pada Minggu dini hari. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengungkapkan, kru kapal telah mengabarkan kondisi genting ini kepada pihak perusahaan sejak awal pelayaran.
Beberapa jam berselang, laporan yang diterima semakin mengkhawatirkan. Kapal Virgo disebut mengalami perubahan titik gravitasi yang signifikan, menyebabkan lambung kapal oleng tak terkendali. Dalam kondisi darurat tersebut, pihak kapal segera menyiarkan panggilan darurat ke seluruh pengguna jalur laut, memohon uluran tangan. Sistem darurat kapal juga telah diaktifkan, memancarkan sinyal bahaya ke seantero perairan.

Kisah mencekam ini bermula ketika Kapal Virgo hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA. Kantor SAR Banjarmasin yang menerima laporan pada pukul 04.10 WITA, langsung sigap merespons. Hanya berselang 20 menit, tim pencarian dan penyelamatan dikerahkan lengkap dengan peralatannya. Namun, perjalanan menuju titik lokasi terakhir kapal diperkirakan memakan waktu hingga enam jam. Basarnas Banjarmasin juga segera berkoordinasi dengan Basarnas pusat, yang kemudian mendeklarasikan kondisi darurat ke seluruh kapal yang melintasi Laut Jawa demi memaksimalkan upaya bantuan.
Hingga kini, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung tanpa henti. Data terakhir pada pukul 17.00 WITA, tim SAR berhasil mengevakuasi 113 korban, meski enam di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penyebab pasti insiden tragis ini, mulai dari hilangnya kontak hingga kemiringan kapal, akan diinvestigasi secara mendalam setelah seluruh proses evakuasi rampung.

