zonamerahnews.com – Sebuah potret memilukan terkuak dari jantung Papua Tengah. Ratusan warga di kawasan Puncak kini terpaksa hidup dalam nestapa, kehilangan segalanya akibat konflik bersenjata yang tak kunjung usai. Ketua Panitia Khusus Penanganan Konflik dan Keamanan Papua DPD RI Yorrys Raweyai baru-baru ini membeberkan kondisi pilu ini usai lawatannya ke tiga distrik terdampak.
Yorrys, yang juga menjabat Wakil Ketua DPD RI, menjelaskan bahwa para pengungsi dari Distrik Yugumuak Oneri Agandugume dan Lambewi kini tak lagi memiliki sumber penghasilan. Ladang-ladang mereka terbengkalai, kebun-kebun tak terurus, dan kesempatan untuk bertani pun sirna. Lebih menyedihkan lagi, anak-anak mereka harus merasakan pahitnya putus sekolah karena sulitnya akses pendidikan di tengah situasi yang mencekam.

Situasi semakin rumit karena para pengungsi belum bisa kembali ke kampung halaman mereka. Kondisi keamanan yang belum stabil ditambah dengan peningkatan jumlah pasukan non-organik justru memicu trauma berkepanjangan di kalangan masyarakat. Kehadiran militer yang masif bukannya membawa ketenangan justru menimbulkan kekhawatiran baru.
Pansus DPD RI berkomitmen penuh untuk mengawal isu ini. Yorrys menegaskan bahwa timnya akan mengumpulkan data dan fakta lapangan secara komprehensif. Informasi ini nantinya akan menjadi landasan kuat bagi Pansus dalam merumuskan langkah strategis setelah masa reses. Dalam kunjungannya, Yorrys juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako sebagai wujud kepedulian.
Pansus DPD RI tidak hanya memandang masalah ini dari kacamata keamanan semata. Mereka menekankan pentingnya perlindungan warga sipil, pemenuhan hak-hak dasar, serta upaya pemulihan kehidupan sosial sebagai elemen tak terpisahkan dari solusi konflik Papua. Yorrys mendesak negara untuk hadir secara nyata, memberikan jaminan keamanan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kesempatan bagi masyarakat untuk membangun kembali masa depan mereka yang hancur. Pansus DPD akan terus mendorong rekomendasi yang menyentuh akar permasalahan konflik demi terciptanya kedamaian abadi.

