Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf

    29-07-2026 - 22.05

    Kokas Diserbu Pecinta Wisata Religi

    29-07-2026 - 18.05

    Miris Kado Ultah Anak Martabak Mini Raib Dicuri

    29-07-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf
    • Kokas Diserbu Pecinta Wisata Religi
    • Miris Kado Ultah Anak Martabak Mini Raib Dicuri
    • Terungkap Lagi Sidang Ijazah Jokowi Dokter Tifa
    • Kemenag Siapkan Materi Sensitif Ini
    • Kampung Atlantis Lebak Muncul Kembali Bikin Haru
    • Skandal Online Scam Libatkan Anak Terbongkar
    • Polemik Londo Ireng Qodari Minta Fokus Ini
    Rabu, 29 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf
    Nasional

    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf

    29-07-2026 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf

    zonamerahnews.com – Sebuah dugaan diskriminasi berbau rasisme mengguncang dunia pendidikan di Tana Toraja Sulawesi Selatan. Tujuh siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Bonggakaradeng disebut-sebut dilarang mengenakan kerudung di lingkungan sekolah oleh kepala sekolah. Insiden ini sontak memantik reaksi keras dari para wali murid yang langsung mendatangi sekolah menuntut penjelasan.

    Kepala SMP Negeri 2 Bonggakaradeng Naomi menampik tudingan pelarangan jilbab tersebut. Ia berkilah bahwa perkataannya hanyalah sebatas gurauan semata. "Saya tidak melarang saya hanya bercanda," ungkap Naomi saat dikonfirmasi Rabu 29 Juli. Naomi juga mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswi dan telah melaporkan persoalan ini kepada Majelis Ulama Indonesia serta Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. "Saya sudah minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi. Saya juga sudah ketemu orang tua siswa di sekolah," tambahnya.

    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di sisi lain Wakil Bupati Tana Toraja Erianto Laso Paundanan mengecam keras dugaan pelarangan penggunaan jilbab ini. Erianto telah memanggil kepala sekolah untuk meminta klarifikasi. "Saya telah memanggil kepala sekolah untuk meminta klarifikasi. Seharusnya kepala sekolah memahami aturan dan tidak mengambil kebijakan yang berpotensi menimbulkan polemik," tegas Erianto kepada wartawan. Ia juga meminta kepala sekolah segera melaporkan insiden ini kepada Bupati Tana Toraja. Dalam klarifikasinya kepala sekolah tetap kukuh membantah adanya larangan bagi siswi muslim untuk memakai jilbab di sekolah yang mayoritas siswinya nonmuslim tersebut. Namun Erianto menilai pernyataan kepala sekolah tersebut keliru dan berisiko menimbulkan kesalahpahaman. "Memang ada omongannya salah. Dia bilang kalau pakai jilbab biasanya di sekolah-sekolah muslim," pungkasnya.

    Sementara itu orang tua siswi mengungkapkan praktik pelarangan jilbab ini disebut telah berjalan berbulan-bulan. Puncak ketegangan terjadi pada Senin 27 Juli ketika kepala sekolah menegur tujuh siswi yang tetap mengenakan jilbab di sekolah. Dalam pertemuan dengan para orang tua kepala sekolah disebut menyampaikan bahwa SMP Negeri 2 Bonggakaradeng adalah sekolah negeri bukan madrasah. "Dia bilang ini sekolah negeri bukan madrasah," kata salah seorang wali murid MS. Para orang tua juga menyebut siswi-siswi tersebut sempat diancam tidak dapat mengikuti seleksi kegiatan ekstrakurikuler bahkan diminta pindah sekolah apabila tetap bersikeras mengenakan jilbab.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Kokas Diserbu Pecinta Wisata Religi

    29-07-2026 - 18.05

    Miris Kado Ultah Anak Martabak Mini Raib Dicuri

    29-07-2026 - 16.05

    Terungkap Lagi Sidang Ijazah Jokowi Dokter Tifa

    29-07-2026 - 13.05

    Kemenag Siapkan Materi Sensitif Ini

    29-07-2026 - 08.05

    Kampung Atlantis Lebak Muncul Kembali Bikin Haru

    29-07-2026 - 06.05

    Skandal Online Scam Libatkan Anak Terbongkar

    29-07-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf

    Nasional 29-07-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah dugaan diskriminasi berbau rasisme mengguncang dunia pendidikan di Tana Toraja Sulawesi Selatan.…

    Kokas Diserbu Pecinta Wisata Religi

    29-07-2026 - 18.05

    Miris Kado Ultah Anak Martabak Mini Raib Dicuri

    29-07-2026 - 16.05

    Terungkap Lagi Sidang Ijazah Jokowi Dokter Tifa

    29-07-2026 - 13.05
    Our Picks

    Skandal Jilbab Gegerkan Sekolah Toraja Kepala Sekolah Minta Maaf

    29-07-2026 - 22.05

    Kokas Diserbu Pecinta Wisata Religi

    29-07-2026 - 18.05

    Miris Kado Ultah Anak Martabak Mini Raib Dicuri

    29-07-2026 - 16.05

    Terungkap Lagi Sidang Ijazah Jokowi Dokter Tifa

    29-07-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.