zonamerahnews.com – Sebuah insiden dahsyat mengguncang ketenangan Perumahan Grand Polonia Kota Medan pada Senin sore. Dentuman keras yang berasal dari sebuah rumah mewah nomor 3B itu menyisakan duka mendalam, dengan empat orang dilaporkan masih terperangkap di bawah timbunan puing bangunan yang ambruk.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa total ada enam individu yang berada di dalam kediaman tersebut saat musibah terjadi. Dari jumlah itu, dua penghuni berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Seorang bapak berhasil dievakuasi, sementara seorang anak balita segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga malam hari, upaya penyelamatan masih terus berlangsung. Fokus utama tim gabungan adalah menemukan empat korban lainnya yang diduga kuat tertimbun material bangunan. Keempat orang yang masih dicari tersebut meliputi istri dari pemilik rumah dan tiga asisten rumah tangga (ART). Doa dan harapan terus dipanjatkan agar proses evakuasi ini membuahkan hasil.
Calvijn menambahkan, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban lain di luar penghuni rumah yang menjadi pusat ledakan. Untuk mempercepat operasi pencarian, sejumlah besar personel dari berbagai instansi telah diterjunkan ke lokasi. Tim penyelamat terdiri dari petugas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Brimob, Polrestabes Medan, TNI, serta tenaga medis profesional.
Alat berat juga telah dikerahkan untuk membantu menyingkirkan puing-puing bangunan yang runtuh dan memperluas area pencarian. Seluruh lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk menjaga sterilitas area dan memastikan kelancaran proses evakuasi yang masih terus berjalan.

