zonamerahnews.com – Suasana tegang menyelimuti kawasan Gelora Bung Karno Jakarta Pusat hari ini. Rencana pengosongan lahan Hotel Sultan di Blok 15 dipastikan tidak akan mengalami kemunduran sedikit pun. Ribuan aparat gabungan telah disiagakan untuk mengamankan proses eksekusi yang menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
Kharis Sucipto, kuasa hukum yang mewakili Menteri Sekretaris Negara dan Pusat Pengelolaan Kawasan GBK PPKGBK, dengan tegas menyatakan tidak ada ruang untuk penundaan. Proses pengosongan lahan Hotel Sultan akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni pada Kamis 18 Juni. Pernyataan ini disampaikan Kharis kepada awak media di tengah persiapan pengamanan yang masif.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebelumnya telah mengirimkan surat pemberitahuan eksekusi kepada PT Indobuildco, pihak yang selama ini mengelola Hotel Sultan. Dalam surat tersebut, tercantum seruan agar Indobuildco beserta seluruh penghuni atau pihak mana pun yang mendapatkan hak dari Indobuildco untuk segera mengosongkan objek eksekusi secara sukarela.
Kharis menegaskan bahwa jika imbauan pengosongan sukarela ini tidak diindahkan, proses eksekusi akan tetap dilanjutkan. Segala konsekuensi yang timbul akibat penolakan tersebut tidak akan menjadi tanggung jawab Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihaknya pun meminta dukungan dan penghormatan dari semua pihak terhadap pelaksanaan eksekusi di bekas lahan Hotel Sultan ini.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses tersebut, sebanyak 3.161 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah telah dikerahkan. Jumlah fantastis ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menuntaskan sengketa lahan yang telah berlangsung lama.
Meski demikian, PT Indobuildco selaku pengelola Hotel Sultan tetap menyatakan penolakannya terhadap eksekusi ini. Penolakan juga datang dari sejumlah massa yang disinyalir merupakan pekerja Hotel Sultan. Mereka berkumpul di depan Hotel Sultan pada Rabu kemarin, membentangkan spanduk penolakan pengosongan, menambah daftar panjang drama di balik sengketa lahan strategis ini.

