zonamerahnews – Rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah, atau yang kita kenal sebagai musim haji 2026, telah resmi bergulir dengan masuknya jemaah ke asrama haji mulai esok hari, Selasa (21/4). Menjelang momen sakral keberangkatan ke Tanah Suci, pertanyaan klasik yang kerap muncul di benak calon tamu Allah dan masyarakat umum adalah: berapa lama sebenarnya rangkaian haji 2026 akan dilaksanakan? Memahami durasi serta setiap tahapan krusial ini menjadi bekal penting agar jemaah dapat mempersiapkan fisik dan mental secara matang, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.
Secara keseluruhan, perjalanan ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia membutuhkan rentang waktu yang cukup panjang, berkisar antara 30 hingga 40 hari. Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025 yang menjadi acuan, durasi ini mencakup seluruh prosesi, mulai dari pemberangkatan, masa tinggal di Arab Saudi, hingga pemulangan kembali ke Tanah Air, yang umumnya terbagi dalam dua gelombang. Rata-rata jemaah akan menghabiskan waktu sekitar 38 hingga 40 hari di Tanah Suci.

Meskipun total rangkaian haji membentang lebih dari satu bulan, perlu dipahami bahwa prosesi inti ibadah haji itu sendiri sejatinya hanya berlangsung selama enam hari. Periode krusial ini dimulai pada 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah) dan berakhir pada 13 Zulhijah (Hari Tasyrik).
Merujuk pada panduan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serangkaian ibadah haji mencakup sejumlah rukun dan wajib haji seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, serta tawaf dan sa’i di Masjidil Haram.
Berikut adalah rincian prosesi inti haji di Tanah Suci:
- 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah): Jemaah memulai niat ihram haji dan bergerak menuju Mina.
- 9 Zulhijah (Hari Arafah): Merupakan puncak ibadah haji, yaitu pelaksanaan wukuf di Padang Arafah yang dimulai sejak waktu zuhur hingga terbenamnya matahari.
- 10 Zulhijah (Iduladha/Hari Nahar): Jemaah melaksanakan lempar Jumrah Aqabah, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban, tahalul (mencukur sebagian rambut), dan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram.
- 11 Zulhijah (Hari Tasyrik I): Jemaah mabit (menginap) di Mina dan melanjutkan prosesi melempar tiga jumrah (Ula, Wusta, dan Aqabah).
- 12 Zulhijah (Hari Tasyrik II): Melanjutkan mabit di Mina dan melempar tiga jumrah. Bagi jemaah yang ingin segera kembali, Nafar Awal dapat dilakukan pada hari ini.
- 13 Zulhijah (Hari Tasyrik III): Jemaah kembali mabit di Mina, melempar tiga jumrah, dan mengakhiri rangkaian dengan Nafar Tsani, yaitu meninggalkan Mina pada hari terakhir.
Jadwal Lengkap Rangkaian Haji 2026
Untuk memberikan gambaran alur operasional yang lebih jelas tahun ini, berikut adalah jadwal lengkap rangkaian pelaksanaan haji 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti dilansir oleh zonamerahnews.com:
Fase Keberangkatan:
- 21 April 2026: Jemaah haji mulai memasuki asrama.
- 22 April 2026: Dimulainya pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air menuju Madinah.
- 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah menuju Makkah.
- 6 Mei 2026: Batas akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
- 7 Mei 2026: Dimulainya pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air menuju Jeddah.
- 15 Mei 2026: Batas akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.
- 21 Mei 2026: Penghujung pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah, sekaligus menandai batas akhir kedatangan (closing date) di Bandara KAAIA Jeddah.
Fase Puncak Haji:
- 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah menuju Arafah.
- 26 Mei 2026: Pelaksanaan wukuf di Arafah.
- 27 Mei 2026: Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H.
- 28 Mei 2026: Hari Tasyriq I.
- 29 Mei 2026: Hari Tasyriq II (Nafar Awal).
- 30 Mei 2026: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani).
Fase Kepulangan:
- 1 Juni 2026: Dimulainya kedatangan jemaah haji gelombang I kembali ke Tanah Air.
- 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah menuju Madinah.
- 15 Juni 2026: Batas akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.
- 16 Juni 2026: Perayaan Tahun Baru Hijriah 1448 H, yang juga menjadi awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah menuju Tanah Air.
- 21 Juni 2026: Batas akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
- 30 Juni 2026: Batas akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
- 1 Juli 2026: Akhir kedatangan seluruh jemaah haji gelombang II di Tanah Air.

