zonamerahnews.com – Insiden mencekam terjadi di wilayah Desa Tabatan Kabupaten Barito Kuala saat sebuah helikopter Super Puma kehilangan kendali di tengah misi darurat. Pesawat yang tengah berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan tersebut tampak terjatuh ke aliran Sungai Barito setelah melakukan manuver pengambilan air menggunakan bambi bucket.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas kejadian tersebut memperlihatkan momen dramatis saat armada dengan nomor registrasi VH-HGM itu mendadak tidak stabil saat bermanuver di atas permukaan air. Helikopter milik pihak swasta yang sedang menjalankan kontrak tugas dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini diketahui membawa tiga orang kru profesional.

Kabar baik datang dari tengah situasi kritis tersebut di mana seluruh kru penerbangan dilaporkan berhasil selamat tanpa luka serius. Ketiga personel yang berada di dalam kabin adalah Michael John Betteridge warga negara Australia Hugh Andrew John warga Selandia Baru dan Yayan warga negara Indonesia. Tim penyelamat telah bergerak cepat mengevakuasi mereka dan berhasil menarik badan helikopter ke pinggiran sungai.
Pihak BNPB melalui Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Berton SP Panjaitan mengonfirmasi bahwa tim di lapangan masih bersiaga penuh. Saat ini otoritas terkait tengah menyusun laporan kronologi serta menyelidiki penyebab pasti mengapa helikopter tersebut bisa jatuh saat menjalankan operasi water bombing.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan udara di wilayah Kalimantan mengingat sebelumnya juga pernah terjadi kecelakaan helikopter Mil-17 TNI AD di perairan Kabupaten Seruyan yang memakan korban jiwa. Investigasi mendalam kini tengah dilakukan untuk mengungkap fakta di balik jatuhnya armada penanggulangan bencana ini.

