zonamerahnews.com – Langkah darurat diambil untuk menyelamatkan habitat orangutan di Kalimantan Tengah yang kini terancam hebat akibat kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah bersama Yayasan Kalaweit resmi membangun sekat bakar sepanjang 3,2 kilometer di Desa Paring Lahung, Kabupaten Barito Utara, guna membendung laju api agar tidak meluas ke area vegetasi hijau.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung meninjau proyek strategis ini untuk memastikan perlindungan ekosistem berjalan maksimal. Pembangunan jalur pembatas ini menjadi solusi krusial setelah upaya pemadaman konvensional selama sepuluh hari terus menemui kegagalan karena api yang terus menyala kembali.

Chanee Kalaweit selaku pendiri Yayasan Kalaweit menjelaskan bahwa pembangunan sekat bakar ini merupakan strategi pertahanan terakhir. Jalur tersebut dirancang untuk memisahkan area yang sudah hangus dengan kawasan hutan yang masih asri, sehingga tim pemadam memiliki ruang gerak yang lebih aman saat menghadapi api yang sulit dikendalikan.
Proyek penyelamatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD Barito Utara, hingga masyarakat setempat. Dukungan alat berat dari perusahaan juga dikerahkan untuk mempercepat pembuatan jalur pembatas tersebut.
Meski sekat bakar telah dibangun, penguatan personel di lapangan tetap menjadi prioritas utama. Langkah ini diambil agar jika api kembali muncul, jalur pembatas tersebut dapat berfungsi sebagai benteng pertahanan yang efektif untuk melindungi sisa habitat orangutan dari kehancuran total.

