zonamerahnews.com – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Jambi dengan menggelontorkan dana bantuan fantastis sebesar Rp125 miliar untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Langkah cepat ini diambil guna memastikan penanganan bencana asap di wilayah tersebut berjalan lebih efektif dan menyeluruh.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa suntikan dana tersebut merupakan bentuk perhatian khusus Presiden Prabowo. Total bantuan yang dikucurkan terbagi dalam dua gelombang besar. Tahap pertama senilai Rp85 miliar telah dialokasikan untuk Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Sarolangun. Sementara itu, tahap kedua sebesar Rp40 miliar telah disalurkan untuk Kabupaten Merangin, Muaro Jambi, Tebo, dan Bungo.

Raja Juli menegaskan bahwa dana Banpres ini merupakan tambahan di luar anggaran operasional lainnya seperti pengadaan helikopter, operasi modifikasi cuaca, hingga pengerahan pasukan darat. Pemerintah pusat memastikan bahwa seluruh instansi mulai dari TNI, Polri, BNPB, hingga BMKG terus bergerak aktif dan tidak lepas tangan dalam menghadapi ancaman karhutla.
Pemerintah daerah kini diminta untuk sangat berhati-hati dalam mengelola dana tersebut. Raja Juli menekankan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas agar penggunaan anggaran tidak menimbulkan masalah hukum di masa depan. Ia menyarankan agar pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Kapolda dan Kajati sejak dini untuk pendampingan hukum.
Selain untuk pemadaman, dana ini juga diproyeksikan untuk langkah preventif jika kondisi mulai membaik. Salah satunya adalah pembangunan sumur bor sebagai kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau mendatang serta dukungan bagi kesehatan masyarakat yang terdampak asap. Raja Juli juga mengimbau masyarakat agar berhenti membakar hutan dan lahan demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan bersama.

