zonamerahnews.com – Sektor ekonomi kreatif kini resmi menjadi tulang punggung baru bagi stabilitas finansial Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa industri kreatif telah menyumbang angka fantastis mencapai lebih dari Rp410 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ibu kota. Kontribusi ini mencakup sekitar 11 persen dari total kekuatan ekonomi daerah tersebut.
Pramono menegaskan bahwa kreativitas bukan lagi sekadar hobi melainkan mesin penggerak utama yang menghidupkan nadi perekonomian warga. Salah satu bukti nyata dari kekuatan ini terlihat dari gelaran festival musik berskala besar. Sebagai contoh, kombinasi antara festival Pestapora dan konser internasional The Weeknd di Jakarta International Stadium (JIS) mampu menciptakan perputaran uang yang sangat masif hingga menyentuh angka Rp250 miliar dalam waktu singkat.

Tak hanya dari sektor hiburan musik, geliat ekonomi juga terpancar kuat melalui ajang tahunan seperti Jakarta Fair dan Jakarta Great Sale. Pekan Raya Jakarta di Kemayoran sukses mencatatkan transaksi hingga Rp8,2 triliun dengan kunjungan mencapai 6,1 juta orang. Sementara itu, program Jakarta Great Sale memberikan dampak yang jauh lebih besar dengan total transaksi mencapai Rp26,8 triliun.
Dampak domino dari acara-acara besar ini sangat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari okupansi hotel yang meningkat, restoran yang ramai pengunjung, hingga terciptanya lapangan kerja baru bagi para pelaku UMKM. Fenomena ini menunjukkan bahwa setiap perhelatan besar mampu menggerakkan roda ekonomi dari level mikro hingga makro.
Ke depannya Jakarta diproyeksikan akan semakin sibuk dengan deretan agenda internasional. Berbagai konser musisi dunia seperti Ye, Guns N’ Roses, BTS, hingga Westlife serta ajang olahraga Jakarta Running Festival telah menanti untuk digelar. Pramono memiliki ambisi besar untuk menjadikan Jakarta sebagai episentrum perhelatan acara dunia atau epicenter of events. Melalui kebijakan yang mendukung, pemerintah berkomitmen agar setiap keramaian yang terjadi di Jakarta dapat memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

