zonamerahnews.com – Jawa Timur kembali dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan karhutla yang memprihatinkan. Setelah sukses memadamkan api di kawasan Gunung Bromo dan Lawu kini kobaran api justru melalap ribuan hektare lahan di dua gunung berbeda. Sekitar 1.000 hektare area di Gunung Buthak Kabupaten Malang dan Gunung Kawinajang Kabupaten Blitar kini telah hangus menjadi abu.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan bahwa titik api pertama kali teridentifikasi dari observasi udara menggunakan helikopter PK-DAP pada 13 September 2026. Mengingat lokasi kebakaran yang sulit dijangkau di puncak gunung dan terus meluas tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Timur segera mengerahkan helikopter water bombing untuk melakukan pemadaman dari udara. Hingga Jumat 18 September pukul 15.00 WIB operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 16 kali mengguyurkan total 16.000 liter air. Target utamanya adalah titik api di atas Pos Meja Bunder kawasan Gunung Malang serta sisi utara Pos 3 Buthak dan Pos 4 Batu Tulis.

Serangkaian misi pemadaman udara ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya termasuk 15 kali water bombing pada Kamis 17 September dan 11 kali pada Rabu 16 September. Gatot menambahkan bahwa pada hari Selasa sebelumnya dua kali water bombing sempat dilakukan dengan 2.000 liter air. Namun kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang saat itu membuat operasi tidak dapat dilanjutkan.
Selain serangan udara upaya penjinakan api juga digencarkan melalui jalur darat. Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Jatim BPBD Malang BPBD Blitar TNI Polri Manggala Agni dan relawan setempat bahu-membahu bergerak. Pasukan darat ini dibagi menjadi dua gelombang memulai pergerakan dari Posko Precet Gunung Kawi menuju Puncak Pitrang Petak 177 RPH Gendogo dan area Pos 3 Batu Tulis. Gelombang pertama berangkat dini hari pukul 03.00 WIB disusul gelombang kedua pukul 09.00 WIB. Mereka fokus pada pemadaman api secara manual dan pembuatan sekat bakar untuk membendung pergerakan api agar tidak semakin meluas.
Data dari Pusat Pengendalian Operasi Pusdalops BPBD Jatim mencatat bahwa luasan area yang terdampak kebakaran di kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang telah mencapai sekitar 1.000 hektare. Tim gabungan masih terus memonitor perkembangan situasi di lokasi tersebut memastikan setiap titik api dapat tertangani.
Tragedi karhutla tidak hanya menimpa Buthak dan Kawinajang. Saat ini api juga membakar sekitar 50 hektare kawasan Gunung Wilis di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Kebakaran yang terdeteksi sejak Rabu 16 September pagi sekitar pukul 06.15 WIB di Petak 24 RPH Gedangklutuk BKPH Pace KPH Kediri ini tengah ditangani serius. Tim gabungan berfokus pada pembuatan sekat bakar di empat titik strategis yaitu Ngongkrok Ngunut Lungur Cilik Sedepok dan Candi Laras guna mengisolasi pergerakan api dan mencegah kerugian yang lebih besar.

