zonamerahnews.com – Pernyataan kontroversial Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tentang kondisi Nahdlatul Ulama NU yang disebut terpuruk karena kepemimpinan alumni HMI sempat menghebohkan publik namun kini Partai Kebangkitan Bangsa PKB melalui Ketua Harian DPP Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi akhirnya angkat bicara meluruskan persepsi yang beredar luas
Gus Najmi menegaskan bahwa ucapan Cak Imin sama sekali bukan serangan terhadap Himpunan Mahasiswa Islam HMI sebagai organisasi maupun seluruh alumninya beliau hanya mengkritisi gaya kepemimpinan yang ada di tubuh NU serta mengevaluasi kondisi internal organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu

Latar belakang HMI dari figur yang menjadi objek kritik hanyalah fakta biografis semata tidak bisa serta merta disimpulkan bahwa kritik tersebut ditujukan kepada HMI secara keseluruhan menurut Najmi jika setiap kritik terhadap seorang figur otomatis dianggap menyerang organisasinya maka itu adalah kekeliruan berpikir yang mendalam
Najmi menjelaskan identitas HMI merupakan latar belakang personal tokoh yang dimaksud namun poin utamanya adalah tentang kapabilitas dan hasil nyata dari kepemimpinan yang dijalankan Cak Imin yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi Nahdlatul Ulama dan pesantren melontarkan kritik tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral demi perbaikan rumahnya sendiri
Najmi juga mengingatkan agar narasi evaluasi kepemimpinan ini tidak dipelintir menjadi adu domba antar organisasi pergerakan perbedaan analisis adalah hal yang sehat namun persatuan gerakan mahasiswa dan pemuda harus tetap menjadi prioritas utama Sebelumnya sebuah video pernyataan Cak Imin memang beredar luas di media sosial salah satunya diunggah oleh mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum dalam video tersebut Cak Imin menyebutkan NU mengalami keterpurukan dalam lima tahun terakhir dan secara spesifik menyatakan yang jelas terpuruk karena dipimpin oleh alumni HMI kira kira gitulah

