zonamerahnews.com – Warga Kabupaten Tangerang menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dengan cara yang luar biasa. Sebuah bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter sukses dikibarkan dalam sebuah karnaval kebangsaan yang memukau. Peristiwa spektakuler ini berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, menarik perhatian ribuan pasang mata pada Senin (17/8).
Pawai akbar tersebut melibatkan puluhan warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, yang dengan antusias mengarak bendera kebanggaan itu. Mereka berjalan kaki menuju pusat pemerintahan, mengenakan beragam kostum yang merefleksikan semangat perjuangan bangsa. Dari pakaian pejuang kemerdekaan yang gagah, seragam prajurit TNI yang berwibawa, hingga busana adat daerah yang kaya warna, semua berpadu menciptakan pemandangan yang sarat makna.

Tak hanya itu, kemeriahan pawai juga diperkaya dengan iring-iringan kendaraan modifikasi yang unik. Beberapa di antaranya dirancang menyerupai alat utama sistem pertahanan (alutsista) seperti tank dan kendaraan taktis, seolah siap tempur. Kendaraan lain dihias menyerupai rumah gubuk sederhana, lengkap dengan replika aneka satwa. Mulai dari dinosaurus purba, burung garuda yang perkasa, badak bercula satu yang langka, gajah besar, hingga kuda putih yang anggun, semua turut memeriahkan suasana.
Camat Curug, Arief Rachman Hakim, menjelaskan bahwa pembentangan bendera sepanjang 81 meter ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi kirab yang rutin digelar masyarakat setempat. "Karena tahun ini adalah peringatan HUT ke-81 kemerdekaan, maka ukuran bendera yang kami bentangkan pun disesuaikan, yakni sepanjang 81 meter," ungkap Arief, menegaskan filosofi di balik angka tersebut.
Tradisi pawai bendera ini, lanjut Arief, bukanlah hal baru. Ia telah menjadi agenda tahunan yang terus berkembang sejak peringatan HUT ke-75 RI. Setiap tahun, panjang bendera selalu bertambah, mengikuti usia kemerdekaan Indonesia. Lebih membanggakan lagi, inisiatif dan seluruh biaya untuk menyelenggarakan acara megah ini sepenuhnya berasal dari partisipasi aktif warga. Tanpa dukungan anggaran dari pemerintah, semangat nasionalisme masyarakat Cukanggalih mampu menciptakan perayaan yang begitu meriah dan berkesan.

