zonamerahnews.com – Kabar mengejutkan datang dari kancah kebakaran Gunung Bromo Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan sinyal kuat terkait pemicu awal amukan si jago merah di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS Indikasi awal mengarah pada faktor keteledoran manusia sebagai biang keladi di balik insiden yang meresahkan ini
Meskipun demikian prioritas utama pemerintah saat ini masih terfokus pada upaya penanggulangan api yang terus berkobar belum pada penelusuran mendalam penyebab pasti kebakaran Emil Dardak menegaskan bahwa fokus utama adalah menjinakkan api meski kemungkinan adanya ulah manusia tidak dapat dikesampingkan

Sebelumnya upaya pemadaman api sempat berkonsentrasi di area Puncak P-30 yang menjadi titik mula kobaran api di hutan Bromo Area seluas 520 hektare di lokasi tersebut kini telah berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam per hari ini sebuah capaian signifikan dalam operasi pemadaman
Namun ketenangan itu tak berlangsung lama Bara api baru terdeteksi di kawasan Penanjakan tepatnya di Lembah Dingklik Pihak berwenang masih belum dapat memastikan apakah titik api baru ini muncul akibat insiden terpisah yang melibatkan tindakan manusia ataukah material terbakar yang tertiup angin dan menyebar ke lokasi lain
Ketua DPD Demokrat Jatim ini menyoroti banyaknya faktor pemicu kebakaran hutan terutama di tengah periode kering seperti saat ini Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi dari semua pihak guna mencegah meluasnya bencana Emil menambahkan bahwa fenomena kebakaran serupa tidak hanya terjadi di Bromo melainkan juga di berbagai titik lain di seluruh Indonesia Hal ini bahkan menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Peristiwa kebakaran di kawasan Bromo ini bermula pada Senin 3 Agustus lalu sekitar pukul 1700 WIB Seiring dengan merembetnya kobaran api Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh akses kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo terhitung sejak Sabtu 8 Agustus
Hingga Senin 10 Agustus luasan kawasan Bromo yang terdampak amukan api telah mencapai 742 hektare Untuk menjinakkan si jago merah proses pemadaman intensif terus dilakukan baik melalui darat maupun udara dengan mengerahkan tiga helikopter satu drone dan delapan unit pemadam kebakaran Sejumlah tim gabungan dari berbagai instansi juga turut memobilisasi kekuatan dalam operasi penyelamatan ini

