zonamerahnews.com – Dunia konten digital kembali dihebohkan dengan kabar pemeriksaan seorang kreator YouTube populer, Bigmo. Ia dijadwalkan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin siang, 10 Agustus, terkait dugaan kasus promosi rokok elektrik atau vape yang melibatkan anak-anak di bawah umur.
Kepastian kehadiran Bigmo telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa pengacara Bigmo telah mengonfirmasi kehadiran kliennya untuk dimintai keterangan pada pukul 13.00 WIB. Proses pemeriksaan krusial ini akan berlangsung di ruang Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO).

Selain Bigmo, penyelidikan mendalam ini juga telah melibatkan sejumlah pihak lain. Polisi sebelumnya telah memanggil pelapor berinisial F, sosok yang bertanggung jawab mendokumentasikan video promosi kontroversial tersebut. Dari F, penyidik telah mengamankan berbagai barang bukti digital, termasuk hasil siaran langsung, potongan video, dan dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan kasus ini.
Tak hanya itu, orang tua dari empat anak yang muncul dalam video promosi tersebut juga telah dimintai keterangan. Proses ini dilakukan dengan pendampingan penuh dari pihak keluarga, memastikan hak-hak anak terlindungi. Untuk mengungkap jaringan dan hubungan kerja di balik promosi ini, pihak berwajib juga telah menyambangi PT TLI. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami keterkaitan perusahaan dengan pihak-pihak yang dilaporkan.
Penyelidikan masih terus bergulir dengan fokus pada pendalaman dugaan pelibatan anak dalam aktivitas promosi serta analisis cermat terhadap seluruh bukti digital dan dokumen terkait yang telah dikumpulkan. Kasus ini menjadi sorotan tajam, mengingat sensitivitas isu perlindungan anak dalam ranah digital.

