zonamerahnews.com – Publik digemparkan oleh penemuan fantastis hampir seribu pucuk senjata api beserta amunisi dan berbagai perlengkapan lainnya di sebuah ruangan yang dulunya milik mantan ketua yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Hermawanto selaku penasihat hukum pihak sekolah mengungkapkan detail mengejutkan ini kepada awak media.
Pengungkapan berawal saat sejumlah staf sekolah membuka ruangan tersebut untuk kebutuhan siswa. Pada pertengahan Juli lalu tepatnya tanggal 10 dan 11, mereka menemukan 995 unit senjata. Tak hanya senjata api, amunisi dan aksesori senjata juga turut ditemukan dalam jumlah yang signifikan.

Kejutan belum berakhir. Malam sebelumnya, saat membuka ruangan lain untuk keperluan guru, tim kembali menemukan barang-barang mencurigakan. Kali ini, selain senjata, ditemukan pula narkoba dan sejumlah CD pornografi. Daftar senjata yang terkuak meliputi empat laras panjang, dua laras pendek, peredam suara, tujuh magasin berbagai jenis, amunisi beragam kaliber, beberapa unit airsoft gun yang menyerupai FN P90 AK-47 dan M4 Carbine, taser gun, alat pembuat peluru, hingga buku panduan pembuatan peluru.
Lebih lanjut, Hermawanto juga menyebut adanya sebuah ruangan misterius yang menyerupai bunker. Ruangan tersebut terkunci rapat dan belum berani dibuka oleh pihak sekolah. Mereka berencana meminta bantuan aparat kepolisian untuk membukanya demi menghindari potensi risiko hukum.
Mantan ketua yayasan yang ruangannya menjadi lokasi penemuan ini diketahui telah diberhentikan sejak beberapa waktu lalu. Kini, ia tengah menghadapi gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait statusnya. Hermawanto menambahkan bahwa kunci ruangan-ruangan tersebut masih dipegang oleh yang bersangkutan.
Menyikapi temuan ini, Untung selaku Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dengan serius. Menurutnya, keberadaan senjata dalam jumlah besar ini memiliki implikasi serius terhadap keamanan nasional dan sangat berbahaya jika disimpan di lingkungan sekolah yang dihuni oleh siswa dan guru.
Polres Metro Jakarta Selatan sendiri telah menerima laporan terkait penemuan ini pada pertengahan Juli dan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam. Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap motif di balik kepemilikan ribuan senjata serta barang ilegal lainnya di lingkungan pendidikan.

