zonamerahnews.com – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang kediaman seorang praktisi hukum di kawasan Ciracas Jakarta Timur. Aparat kepolisian kini tengah bekerja keras mengusut tuntas aksi pelemparan bom molotov yang terjadi pada dini hari Selasa awal bulan ini. Peristiwa yang mengancam keselamatan penghuni rumah tersebut kini menjadi fokus utama penyelidikan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi mengungkapkan bahwa insiden ini menargetkan rumah milik Sulardi. Aksi percobaan pembakaran dan pengrusakan ini masih dalam tahap pendalaman intensif oleh tim penyidik. "Tempat kejadian perkara (TKP) mengindikasikan adanya upaya pembakaran dan perusakan," jelas AKP Made Budi dalam rilis resminya yang diterima pada Sabtu lalu.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba muncul. Keduanya terlihat membawa sebuah botol yang diduga kuat berisi bahan mudah terbakar, menyerupai bom molotov. Tanpa basa-basi, oknum misterius tersebut langsung melemparkan botol api itu ke arah pagar rumah korban sebelum akhirnya melarikan diri dengan cepat dari lokasi.
Penyidik telah meminta keterangan dari dua saksi kunci, yaitu Niman dan Dadang, yang berada di sekitar tempat kejadian saat insiden berlangsung. Meskipun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif di balik serangan bom molotov ini. Penyelidikan terus bergulir untuk mengungkap siapa dalang di balik teror ini dan apa tujuan mereka.

