zonamerahnews.com – Tongkat estafet kepemimpinan Korps Lalu Lintas Polri resmi berpindah tangan. Irjen Pol Wibowo kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Korlantas, menggantikan Irjen Pol Agus Suryonugroho. Upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Lapangan NTMC Polri pada Sabtu lalu menjadi saksi momen bersejarah ini, di mana Irjen Agus menyampaikan pesan-pesan mendalam dan harapan besar kepada penerusnya.
Dalam pidato perpisahannya, Irjen Agus mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas kesempatan memimpin keluarga besar Korlantas. Ia menegaskan bahwa berbagai prestasi yang berhasil diukir selama masa jabatannya adalah buah dari sinergi dan kekompakan seluruh jajaran. "Banyak hal yang belum maksimal saya lakukan, namun berkat kebersamaan dan rasa memiliki yang kuat, kita mampu mengukir banyak pencapaian," ujarnya, merendah namun penuh apresiasi.

Tak lupa, jenderal bintang dua itu juga menghaturkan permohonan maaf tulus kepada seluruh personel apabila ada kebijakan, arahan, atau tindakan yang kurang berkenan selama kepemimpinannya. "Jika ada hal yang membuat rekan-rekan tidak nyaman atau tersinggung, saya mohon maaf sebesar-besarnya, termasuk dari keluarga saya," imbuhnya, menunjukkan kerendahan hati seorang pemimpin.
Menatap masa depan Korlantas, Irjen Agus menyatakan keyakinan penuhnya terhadap kepemimpinan Irjen Wibowo. Ia percaya, di bawah komando baru, Korlantas Polri akan semakin maju dan mampu melanjutkan berbagai program transformasi digital yang telah dirintis. Sebuah misi krusial pun dititipkan kepada Irjen Wibowo: mengubah wajah Polantas agar lebih dekat dan diterima masyarakat.
"Saya titip Pak Bowo, ada program Polantas Menyapa, ada Digital Korlantas, ada Transformasi Digital," pesan Irjen Agus. Ia menekankan pentingnya revolusi citra Polantas, bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari pola sikap, perilaku, dan cara berkomunikasi. Tujuannya jelas, agar Polantas senantiasa menjadi sahabat masyarakat di setiap kesempatan.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Irjen Agus mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam melayani publik. Ia juga memanjatkan doa agar Korlantas Polri senantiasa menjadi institusi yang bermartabat dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. "Saya mohon pamit, namun ini bukan perpisahan. Dalam estafet kepemimpinan, sejatinya ada pengabdian dan pelayanan yang tak terputus," pungkasnya, menutup pidato dengan kalimat penuh makna.

