zonamerahnews.com – Pemandangan baliho ucapan selamat ulang tahun Presiden Joko Widodo yang terpasang di berbagai sudut Kota Solo memicu gelombang kekecewaan dari Partai Gerindra. Kehadiran spanduk-spanduk tersebut, yang disebut berasal dari Pemerintah Kota Solo, menjadi sorotan tajam dan menimbulkan pertanyaan besar di kalangan politisi lokal.
Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto mengungkapkan bahwa laporan yang diterimanya menyebutkan setidaknya ada tujuh titik di mana baliho ucapan ulang tahun ke-65 Jokowi terpampang jelas. Ia menyoroti penggunaan fasilitas milik Pemkot Surakarta untuk pemasangan baliho tersebut, yang menurutnya menimbulkan kejanggalan. Salah satu baliho yang berhasil diidentifikasi berada di Jalan dr Wahidin, Purwosari, Laweyan, menampilkan potret Jokowi berbusana kemeja putih, lengkap dengan logo Pemerintah Kota dan slogan "Solo The Spirit of Java".

"Pemerintah Kota Surakarta mengucapkan 21 Juni Selamat Ulang Tahun ke-65 Bp. Ir. H. JOKO WIDODO PRESIDEN KE-7 RI," demikian bunyi tulisan pada baliho yang menjadi pusat perhatian publik tersebut.
Ardianto, sebagai pimpinan partai di tingkat cabang, secara terbuka mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Kekecewaan Ardianto semakin mendalam mengingat Wali Kota Solo, Respati Ardi, diketahui merupakan kader aktif dari Partai Gerindra. "Mengapa untuk Pak Prabowo tidak ada ucapan serupa? Ini jelas membuat saya sedikit kecewa dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, sementara Pak Prabowo yang juga kader Gerindra justru terlewatkan," ujarnya.
Meski enggan berspekulasi mengenai motif politik di balik pemasangan baliho ini, Ardianto menegaskan akan mencari klarifikasi langsung dari Wali Kota Solo terkait penggunaan anggaran daerah atau APBD untuk pengadaan baliho tersebut. "Nanti akan kami tanyakan secara pribadi kepada Mas Wali," tambahnya.
Menanggapi polemik ini, Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk apresiasi tulus dari Pemerintah Kota Surakarta kepada Joko Widodo. Menurut Respati, Jokowi memiliki peran krusial selama menjabat sebagai Wali Kota Solo dari tahun 2005 hingga 2012, yang membawa perubahan drastis dan pembangunan luar biasa bagi kota tersebut. "Ini adalah bentuk penghargaan kami terhadap beliau, Wali Kota ke-16 dan Presiden ke-7 RI. Semoga beliau terus menjadi inspirasi bagi kami semua yang bertugas saat ini," kata Respati.
Ketika ditanya mengenai keluhan dari Gerindra terkait absennya ucapan ulang tahun untuk Prabowo, Respati Ardi memberikan jawaban singkat namun lugas. "Lah, ulang tahunnya beliau (Jokowi), gimana," ucapnya, mengisyaratkan bahwa ucapan tersebut hanya ditujukan kepada sosok yang sedang berulang tahun.

