TERBONGKAR! Strategi Sherly Tjoanda Ubah Nasib Anak Maluku Utara
zonamerahnews – Jakarta – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, baru-baru ini membeberkan serangkaian langkah progresif yang ia gulirkan untuk mengubah lanskap masa depan anak-anak di wilayahnya. Dalam program The Big Idea Forum yang diselenggarakan oleh zonamerahnews.com, Sherly secara lugas menekankan peran krusial perempuan dalam memimpin perubahan dan mencetak generasi penerus yang unggul.

Sebagai pemimpin perempuan pertama di Maluku Utara, Sherly menjadikan filosofi mendalam sebagai pijakan kepemimpinannya: "Jika wanita itu berdaya, sehat, dan kuat maka satu generasi terselamatkan." Baginya, perempuan bukan sekadar bertahan hidup, melainkan kekuatan pendorong utama yang tidak hanya merawat, tetapi juga memimpin perubahan. Ia menegaskan bahwa intervensi yang dilakukan oleh perempuan harus mampu memutus rantai masalah dan bukan hanya sekadar bertahan.
Salah satu gebrakan nyata yang langsung ia terapkan adalah program sekolah gratis. Sherly menyoroti realita memprihatinkan di mana banyak anak-anak terpaksa putus sekolah dari jenjang SMP ke SMA akibat kendala biaya. Dengan kebijakan ini, pendidikan dari SMP hingga SMA, baik di sekolah negeri maupun swasta di seluruh Maluku Utara, kini sepenuhnya gratis. Hasilnya pun menunjukkan penurunan signifikan; dalam kurun waktu satu tahun, angka anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah turun drastis dari 12 ribu menjadi 6 ribu.
Namun, bagi Sherly, menggratiskan sekolah hanyalah fondasi awal dalam proses "merawat" perubahan. "Mengizinkan anak-anak gratis sekolah itu baru sampai di merawat, tapi menghasilkan perubahan itu apabila mereka sekolah, mereka menjadi pintar, mereka punya mimpi untuk menjadi pemimpin, keluar dengan skill dengan meningkatkan ekonomi keluarga, bagi saya itu perubahan," jelasnya. Ia mengibaratkan peran seorang ibu yang memberi makan anaknya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi untuk memastikan mereka tumbuh sehat, pintar, dan siap menghadapi masa depan.
Ke depan, tantangan utama yang terbentang di hadapan Sherly bukan lagi sebatas penyediaan akses pendidikan gratis, melainkan memastikan kualitasnya. Ia berkomitmen penuh untuk memastikan generasi muda Maluku Utara tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, memiliki keterampilan relevan untuk industri masa depan, dan siap menjadi pemimpin. "Memberikan gratis itu gampang tinggal bayar, tapi memberikan kualitas dan memastikan anak-anak Maluku Utara itu tumbuh menjadi anak yang percaya diri, punya skill untuk bekerja di industri masa depan, anak-anak Maluku Utara menjadi pemimpin masa depan itu yang menjadi PR saya," pungkasnya.
The Big Idea Forum yang dihelat di Studio 2 zonamerahnews.com ini mengusung tema ‘Daya Perempuan: Merawat Kehidupan Memimpin Perubahan’. Acara tersebut turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh inspiratif lainnya seperti Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, ilmuwan Prof. Carina Citra Dewi Joe, praktisi estetika dan kesehatan kulit dr. Ayu Widyaningrum, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

